Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereBio-Kristi No.117 Juni 2013 / Bio-Kristi No.117 Juni 2013

Bio-Kristi No.117 Juni 2013


Pengantar Bio 117 juni 2013

Salam sejahtera,

Anda tentu tahu apa itu penghargaan Nobel. Itu adalah penghargaan yang diberikan kepada orang-orang yang karyanya telah memberikan dampak besar kepada dunia. Oleh karena itu, seseorang tentu merasa bangga ketika ia memperolehnya. Namun demikian, untuk memperoleh penghargaan Nobel bukanlah sesuatu yang mudah. Kita harus bekerja keras, tekun, dan berpikir jauh di luar kebiasaan orang pada umumnya (think out of the box) untuk mewujudkannya. Itulah sebabnya, tidaklah mengherankan bila penghargaan Nobel menjadi penghargaan paling bergengsi sepanjang masa. Penghargaan Nobel pun ada beberapa jenis, misalnya Nobel Perdamaian, Nobel Ilmuwan, dan lain sebagainya.

Desmon Tutu

Desmon Tutu adalah seorang aktivis Afrika Selatan. Usahanya untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan apartheid selama tahun 1980-an membuatnya dikenal di seluruh dunia. Dilahirkan pada tahun 1931 di Klerksdorp, Tutu memilih mengajar sebagai profesi yang akan digelutinya. Setelah melayani sebagai dosen selama beberapa tahun, ia mendalami teologi. Ia adalah orang kulit hitam pertama yang menjadi Uskup Agung di Cape Town dan menjabat sebagai bisop di Johannesburg. Tutu adalah orang Afrika Selatan kedua yang mendapatkan penghargaan Nobel. Dialah yang menyuarakan kegelisahan orang-orang kulit hitam "bisu" yang mengalami penderitaan karena diskriminasi ras di Afrika Selatan. Pengajaran dan tulisan-tulisannya, baik yang dilakukan di negaranya sendiri ataupun yang di luar negaranya, memainkan peranan penting dalam memecahkan masalah apartheid. Selain itu, Desmond Tutu juga telah mengorganisasi berbagai kampanye melawan AIDS, kemiskinan, dan rasialisme. Para peraih nobel telah menyusun beberapa buku dari pidato dan kata-katanya. Dalam perjalanan kariernya, Desmond Tutu juga pernah menjabat sebagai ketua dari Truth and Reconciliation Commission (Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi). Saat ini, ia menjabat sebagai ketua di "The Elders" (orang-orang tua).

Teologi Ubuntu

Ubuntu merupakan konsep Afrika Selatan mengenai komunitas yang dipinjam oleh Tutu. Ubuntu berarti "kemanusiaan". Konsep ini dikemukakan oleh Tutu sebagai tafsiran yang mengoreksi teologi keselamatan Barat yang bersifat individualistis. Tutu berargumen bahwa setiap manusia terkait dengan yang lainnya. Keselamatan adalah sebuah pemberian, bukan hasil dari usaha kita sendiri melainkan diberikan secara cuma-cuma oleh Allah. Integritas dan panggilan ciptaan adalah untuk hidup serupa dengan gambar Allah (Imago Dei). Oleh karena itu, kondisi ini mensyaratkan hubungan yang saling menguntungkan seperti yang diajarkan oleh Yesus dalam Yohanes 15:15. Jika dihubungkan dengan realita yang terjadi akibat apartheid di Afrika Selatan, sebenarnya baik penindas maupun yang ditindas tidak dapat memperoleh kepenuhannya sebagai manusia. Kondisi saat itu membuat manusia berada di dalam hubungan yang rusak dengan sesamanya.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru