Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereBio-Kristi No. 191 November 2018 / Fyodor Dostoyevsky, Karya Profetik dan Psikologis

Fyodor Dostoyevsky, Karya Profetik dan Psikologis


Dirangkum oleh: N. Risanti

Potret Fyodor Dostoyevsky
Lukisan Fyodor Dostoyevsky

Melalui tiga novelnya, Crime and Punishment, The Idiot, dan The Devils pada 1860, Dostoyevsky mendapat sebutan sebagai nabi nasional di Rusia. Karyanya dianggap sebagai karya yang profetik karena dia sangat tepat dalam memprediksi bagaimana sikap kaum revolusioner Rusia ketika mereka berkuasa. Kepekaannya tersebut terjadi sebagian besar akibat ketertarikannya dalam dunia politik, wilayah tempat dia cenderung bertendensi sosialis dan tidak menyetujui paham komunisme serta terorisme. Pada abad ke-19, kepustakaan menjadi arena utama bagi debat agama, politik, dan filosofi dengan ketiadaan parlemen atau pers bebas. Dengan perasaannya yang kuat terhadap kejahatan dan kesukaannya terhadap kebebasan, Dostoyevsky menjadi penulis Rusia yang relevan pada abad yang diisi dengan perang dunia, pembunuhan massal, dan totaliterisme.

Modernisasi literatur, eksistensialisme, dan berbagai lembaga pendidikan psikologi, teologi, serta kritik literatur dibentuk secara mendalam oleh ide-ide Fyodor Dostoyevsky. Dan memang, Dostoyevsky umumnya disebut sebagai salah satu psikolog terbesar dalam sejarah kepustakaan. Dia mengkhususkan karya-karyanya dalam analisis kondisi jiwa yang sakit, yang menyebabkan terjadinya kegilaan, pembunuhan, dan bunuh diri, dan dalam eksplorasi perasaan terhina, perasaan ingin menyakiti diri, ingin mendominasi, dan kemarahan yang mematikan. Di atas semuanya itu, karya-karya Dostoyevsky terus memikat pembaca dengan menggabungkan plot-plot yang penuh ketegangan dengan pertanyaan-pertanyaan utama tentang iman, penderitaan, dan makna hidup.

Sumber Referensi:

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru