Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herepelayanan anak yatim piatu / George Mueller

George Mueller


"Akhirnya Aku menerima Kristus sebagai Juru Selamatku. Aku percaya dan menyerahkan hidupku kepada-Nya. Bebanku hilang dan rasa cinta yang besar akan Kristus memenuhi jiwaku. Saat itu lima puluh tahun yang lalu. Saat itu aku mulai mencintai Yesus, tapi aku mencintai-Nya lebih lagi setahun berikutnya, dan lebih lagi setahun berikutnya, dan cintaku terus bertambah setiap tahunnya sejak saat itu."

 

Lahir di Prussia tahun 1805, George Mueller jauh dari Tuhan di awal masa hidupnya. Saat berumur sepuluh tahun, dia berencana menggelapkan uang pemerintah yang dikelola ayahnya. Dia menghabiskan masa sekolahnya dengan mabuk-mabukan. Dia bahkan pernah dipenjara saat berumur enam belas tahun karena tidak membayar tagihan.

Ada sembilan ratus murid Kristen di universitas di mana dia kuliah, tapi Mueller berkata bahwa kurang dari sembilan orang dari jumlah itu yang benar-benar takut akan Tuhan. Dia terus melakukan dosa selama masa kuliahnya sampai akhirnya pada umur dua puluh, beban dosa-dosa itu menguasainya dan dia percaya bahwa Kristus adalah Juru Selamat.

Segera setelah itu, dia berkomitmen untuk sepenuh waktu bergerak dalam pelayanan penginjilan. Saat Mueller berumur 25 tahun, dia pergi ke Teignmouth, Inggris, dengan istri yang baru dinikahinya, Mary, untuk menggembalakan sebuah gereja kecil. Dia menolak gaji kecil yang ditawarkan kepadanya saat dia mengetahui bahwa gaji itu didapat dari hasil penyewaan bangku gereja. Sejak saat itu, dia memutuskan untuk hidup dengan iman.

Pada tahun 1832, dia pindah ke Bristol, Inggris, untuk menggembalakan gereja lain. Di sana pelayanannya yang terkenal dengan para yatim piatu dimulai saat gereja memelihara hidup dua anak muda. Mueller hanya mempunyai dua shilling saat dia mulai melayani anak-anak yatim piatu, tapi selama enam puluh tahun berikutnya, Tuhan mengirim lebih dari $7.500.000 untuk memenuhi kebutuhan mereka. Bangunan baru didirikan atau dibeli, pegawai disewa, dan ratusan anak-anak tidak pernah tidak makan. Sering kali doa dipanjatkan dihadapan piring kosong agar makanan datang di saat terakhir.

Mueller bertekad untuk tidak akan pernah mengatakan kepada siapa pun apa yang menjadi kebutuhannya. Dia memberitahu Tuhan semua kebutuhannya dan percaya bahwa Tuhan akan memberikannya.

Selama hidupnya, Mueller mendirikan 117 sekolah yang mendidik lebih dari 120.000 anak muda dan yatim piatu. Dia menjadi pendeta di Bethesda Chapel di Bristol. Gereja itu mempunyai sekitar 2.000 jemaat saat dia meninggal.

Spurgeon berkata, "Dia tidak punya bahasa yang muluk-muluk dalam berkhotbah dan kami pikir dia juga tidak peduli dengan semua itu; tetapi dia berlimpah akan roti surga. (t/Dianpra)"

 

Diterjemahkan dari:

Judul asli artikel : George Mueller
Penulis : Tidak dicantumkan
Nama situs : Sword of the Lords
Alamat URL : http://www.swordofthelord.com/

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru