Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereKarya / HARRIET BEECHER STOWE (1811 – 1896)

HARRIET BEECHER STOWE (1811 – 1896)


Anak ketujuh dari klan Beecher yang terkenal, Harriet Beecher Stowe dibesarkan di keluarga intelektual dan agama kuat ayahnya, Pendeta Lyman Beecher, dan saudara-saudaranya, termasuk kakaknya Catharine Beecher. Masing-masing dari tujuh saudaranya bergabung dalam pelayanan. Melalui tulisannya itulah Harriet Beecher Stowe berpartisipasi dalam percakapan moral masa itu.

Setelah menyelesaikan pendidikan di sekolah kakaknya di Hartford, Connecticut, Harriet Beecher Stowe tinggal di seminari perempuan untuk mengajar. Pada 1832, Beechers pindah ke Cincinnati. Di sana Catharine membuka sekolah lain di mana Harriet mengajar, dan kedua saudara bergabung dengan kaum cendekia kota dengan menghadiri pertemuan Semi-Colon Club dan memberikan kontribusi tulisan mereka untuk buku-buku hadiah dan majalah lokal. Pada 1836 Harriet Beecher bertemu dan menikah dengan Calvin Ellis Stowe, seorang profesor sastra Alkitab yang kemudian memiliki masalah kegilaan dan alkoholisme. Dalam waktu tujuh tahun Harriet Beecher Stowe telah melahirkan lima anak. Melihat perannya sebagai istri dan ibu sebagai panggilan yang lebih tinggi, dia berjuang untuk menjaga idealisme dan pernikahannya utuh. Untuk mendukung keluarganya berkembang, dia mendapatkan uang dengan menerbitkan cerita pendek dan menjalankan sebuah sekolah kecil di rumahnya.

Fugitive Slave Act 1850, sebuah undang-undang yang memungkinkan penangkapan dan perbudakan-kembali terhadap budak-budak yang melarikan diri, memicu teriakan protes dari perbudakan. Mengutuk perbudakan sebagai salah secara moral dan spiritual, ayah dan saudara Harriet Beecher Stowe berkhotbah menentang tindakan itu dari mimbar mereka, dan Harriet berusaha untuk menulis perumpamaan yang, seperti di Alkitab, akan menginspirasi pembacanya untuk berbalik dari dosa. Dalam 1851-1852 ia menerbitkan Uncle Tom Cabin dalam tulisan bersambung di koran gerakan anti-perbudakan the National Era (Era Nasional - Red.); kemudian pada tahun 1852 ceritanya muncul dalam volume lengkap. Buku terlaris, Uncle Tom Cabin menceritakan tentang budak setia Tom yang memiliki majikan kejam yang memukulinya sampai mati dan tentang George dan Eliza Harris yang melarikan diri dari perbudakan di Kentucky, berharap untuk mencapai Kanada sebelum para penangkap budak menemukan mereka.

Harriet Beecher Stowe menjadi selebriti dadakan karena publikasi Uncle Tom yang berkembang, menginspirasi kekaguman gerakan anti-perbudakan dan kemarahan dari orang-orang yang membela "institusi aneh" otang-orang Selatan. Diterjemahkan ke dalam puluhan bahasa dan disadur untuk pertunjukan di atas panggung, novelnya memiliki efek beragam pada hati nurani penonton dan menjadi titik fokus untuk perdebatan yang intensif mengenai perbudakan. Setelah menemui penulis buku itu, Presiden Lincoln berkomentar, "Jadi, kaulah wanita kecil yang menulis buku yang memulai peperangan besar ini."

Pada tahun-tahun berikutnya ia terus menulis, menerbitkan balasan untuk klaim bahwa Uncle Tom membesar-besarkan penderitaan para budak, novel anti perbudakan kedua menampilkan seorang pahlawan yang lebih memberontak daripada "Tom," esai agama dan puisi, dan biografi. Ia meninggal di Hartford pada tahun 1896. (t/Jing-Jing)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Library Company.org
Alamat URL : http://www.librarycompany.org/women/portraits/stowe.htm
Judul asli artikel : Harriet Beecher Stowe (1811 – 1896)
Penulis artikel : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 1 Agustus 2016

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru