Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereBio-Kristi No. 184 Meil 2018 / Karya Besar John Milton Dalam Kelemahannya

Karya Besar John Milton Dalam Kelemahannya


Ditulis oleh N. Risanti


Gambar: Paradise Regained
Paradise Regained

John Milton pernah mengalami masa-masa buruk dalam pernikahan pertamanya dengan Mary Powell. Mary, yang berasal dari keluarga besar, sulit beradaptasi dengan sikap Milton yang pendiam dan suka membaca buku dengan menyendiri. Mary Powell sempat kembali kepada keluarganya dan berpisah dengan suaminya selama tiga tahun, sebelum akhirnya mereka melakukan rekonsiliasi dan tetap bersama hingga akhir hidup Mary. Karena permasalahan dalam pernikahannya itulah, Milton menulis satu buku berjudul The Doctrine and Discipline of Divorce, tempat dia berpendapat bahwa ketidakmampuan pasangan, bukan hanya perzinaan, menjadi dasar perceraian. Namun, kemunculan karyanya itu menimbulkan gelombang protes, yang kemudian membuatnya dituduh bersalah karena menerbitkan karyanya tanpa izin. Dari peristiwa itu, Milton menuliskan kata-kata -- belakangan disebut sebagai pernyataan terbaik untuk mendukung kebebasan pers -- "Who kills a man kills a reasonable creature, but he who destroys a good book kills reason itself" (Siapa membunuh seorang manusia, membunuh makhluk yang memiliki logika. Namun, siapa yang menghancurkan sebuah buku yang baik, membunuh logika itu sendiri. - Red.).

Pada usia 44 tahun, John Milton mengalami kebutaan total. Namun, kondisi itu tidak membuatnya mundur dalam berkarya. Paradise Lost, karya besarnya, dihasilkannya pada masa-masa kebutaannya, begitu juga kedua karyanya yang lain, Paradise Regained dan Samson Agonistes. Karya yang disebutkan terakhir, yang mengisahkan kemenangan terakhir Samson dalam kebutaannya, dalam beberapa hal menggambarkan kejayaan Milton yang buta pada akhir masa hidupnya. Melalui karyanya, Paradise Lost yang dilanjutkan dengan sekuelnya, Paradise Regained, Milton memperoleh reputasinya sebagai salah seorang penulis Inggris terbaik.

Sumber referensi:

1. ___. John Milton. Dalam http://www.christianitytoday.com/history/people/poets/john-milton.html.

2. ___. John Milton. Dalam https://www.biography.com/people/john-milton-9409395.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru