Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereTokoh HAM / Tokoh HAM

Tokoh HAM


Oscar Romero

Masa awal

Sojourner Truth

Anggota gerakan penghapusan perbudakan dan pembela hak-hak perempuan

Adolfo Pérez Esquivel

Komitmen Adolfo Esquivel terhadap hak asasi manusia memicu kampanye yang terkoordinasi di seluruh Amerika Latin dan kemudian, dunia.

Yap Thiam Hien

Ditulis oleh: N. Risanti

"Mengabaikan ketidakadilan dalam bentuk apa pun sesungguhnya adalah perbuatan melanggar dan penuh dosa." (Yap Thiam Hien, 1913 -- 1989)

Corrie ten Boom, Juru selamat Belanda

Hanya sedikit orang yang pernah mendengar tentangnya. Ia bukanlah pribadi yang populer. Akan tetapi, sejarahnya layak untuk diketahui karena peranannya yang begitu luar biasa dalam menyelamatkan orang-orang Yahudi dan yang lainnya selama kependudukan Nazi di Belanda pada awal Perang Dunia II.

Desmon Tutu

Desmon Tutu adalah seorang aktivis Afrika Selatan. Usahanya untuk menyelesaikan masalah yang berkaitan dengan apartheid selama tahun 1980-an membuatnya dikenal di seluruh dunia. Dilahirkan pada tahun 1931 di Klerksdorp, Tutu memilih mengajar sebagai profesi yang akan digelutinya. Setelah melayani sebagai dosen selama beberapa tahun, ia mendalami teologi. Ia adalah orang kulit hitam pertama yang menjadi Uskup Agung di Cape Town dan menjabat sebagai bisop di Johannesburg. Tutu adalah orang Afrika Selatan kedua yang mendapatkan penghargaan Nobel. Dialah yang menyuarakan kegelisahan orang-orang kulit hitam "bisu" yang mengalami penderitaan karena diskriminasi ras di Afrika Selatan. Pengajaran dan tulisan-tulisannya, baik yang dilakukan di negaranya sendiri ataupun yang di luar negaranya, memainkan peranan penting dalam memecahkan masalah apartheid. Selain itu, Desmond Tutu juga telah mengorganisasi berbagai kampanye melawan AIDS, kemiskinan, dan rasialisme. Para peraih nobel telah menyusun beberapa buku dari pidato dan kata-katanya. Dalam perjalanan kariernya, Desmond Tutu juga pernah menjabat sebagai ketua dari Truth and Reconciliation Commission (Komisi Kebenaran dan Rekonsiliasi). Saat ini, ia menjabat sebagai ketua di "The Elders" (orang-orang tua).

Fred Shuttlesworth

Fred Lee Robinson dilahirkan di Mont Meigs, Alabama, pada tanggal 18 Maret 1922. Ibunya, Alberta Robinson, kemudian menikah dengan William Shuttlesworth, seorang petani. Fred bekerja sebagai buruh dan sopir truk sebelum akhirnya ia lulus dari Universitas Selma (1951) dan Universitas Negeri Alabama (1952). Tahun 1953, Fred Shuttlesworth menjadi seorang pendeta di Gereja Baptis Bethel.

Pada bulan Mei 1956, Shuttlesworth mengadakan Gerakan Kristen Alabama untuk Hak Asasi Manusia (Alabama Christian Movement for Human Rights -- ACMHR).

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru