Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereTiongkok / Tiongkok

Tiongkok


Jonathan Goforth dan Rosalind Goforth

Saat Jonathan Goforth muda tiba di Knox College, di Toronto, Ontario, Kanada, teman-teman sekelasnya mengusili dirinya dengan kejam. Dilahirkan tanggal 2 Februari 1859, dia tumbuh sebagai seorang anak laki-laki petani miskin. Dia mengenakan pakaian lusuh dan tidak mengerti cara kehidupan di kota. Untuk mengubah penampilannya di perguruan tinggi, dia membeli kain. Tetapi sebelum kain itu dijahit menjadi pakaian baru, murid-murid di tempat itu membangunkan dirinya di tengah malam. Mereka mengikatkan kain itu ke lehernya sehingga tampak seperti mantel tanpa lengan, lalu mereka membuat dirinya berlari ke sana ke mari di lorong-lorong asrama, membuat dirinya sebagai bahan lelucon.

John Sung

Pendeta ini berpenampilan unik. Ia kurus kecil. Rambutnya pendek dan selalu terurai di dahi. Mukanya pucat dan selalu menunduk. Ia selalu berpakaian kemeja putih sederhana model Tiongkok kuno. Ia tidak suka tersenyum sana-sini atau berbasa-basi. Sifatnya ketus dan menyendiri. Ia pemalu. Tapi kalau berkotbah, tiba-tiba ia menjelma menjadi nabi yang berapi-api. Orang datang berduyun-duyun sampai gedung gereja melimpah ruah. Itulah Dr. John Sung dari Tiongkok yang membuat ratusan ribu orang Indonesia pada tahun 1935-1939 menerima Injil Kristus.

Siapakah John Sung? Ia lahir dengan nama Sung Siong Geh pada tahun 1901 di sebuah desa miskin di propinsi Fukien di Tiongkok Tenggara. Ayahnya pendeta Gereja Metodis. Ibunya buruh tani. Mereka sekeluarga bertubuh lemah dan sering sakit.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru