Kriteria Tulisan Biografi Kristiani


  1. Berfokus pada tokoh-tokoh Kristen dan non-Kristen.
    a. Tokoh-tokoh Kristen yang dibahas adalah mereka yang memiliki kontribusi dalam perkembangan gereja, doktrin, pelayanan kesaksian, maupun pemikiran.
    b. Tokoh-tokoh yang tumbuh dalam lingkungan Kristen dan kemudian menghadirkan polemik. Polemik yang dimaksud bisa berupa perkembangan pemikiran teologis maupun teoritis yang bertentangan dengan Alkitab.

  2. Tokoh-tokoh yang sudah meninggal maupun yang masih hidup.
  3. Kontribusi yang diberikan minimal dikenal luas dalam skala nasional. Dengan kata lain, tokoh yang diangkat bisa berasal dari suatu negara dan dikenal di negara tersebut dengan pelayanan yang signifikan di negara tersebut.
  4. Untuk kolom Riwayat, artikel tersebut mengisahkan kehidupan tokoh dari kelahiran sampai meninggal dengan tidak menitikberatkan pada pencapaian yang spesifik.
  5. Untuk kolom Karya, artikel yang ditulis dititikberatkan pada karya yang dihasilkan.
  6. Menyertakan sumber-sumber yang dapat dipertanggungjawabkan, apakah dari buletin, majalah, buku, artikel internet, dan lain-lain. Sumber-sumber tersebut bisa berupa sumber bacaan maupun catatan kaki yang ditulis dengan menggunakan standar penulisan sumber yang diakui.
    a. Untuk kutipan/sumber dari buku
    Misal:
    Kridalaksana, Harimurti. 2001. "Kamus Linguistik". Edisi Ketiga.
    Jakarta: Gramedia Pustaka Utama.
    Atau:
    Kridalaksana, harimurti. "Kamus Linguistik". Edisi Ketiga.
    Jakarta: Gramedia Pustaka Utama, 2001.
    b. Untuk sumber-sumber tersambung, penulisan mengikuti pola
    penulisan untuk artikel.
    Misal:
    Wikipedia. 2006. "Saint Nicholas". Dalam
    http://en.wikipedia.org/wiki/Saint_Nicholas_of_Myra .
»