Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herePenulis Himne / Lebih Jauh tentang John Newton

Lebih Jauh tentang John Newton


Catatan sejarah tidak pernah menuliskan tentang adanya seorang budak atau putra atau putri dari seorang budak yang menuntut pembalasan kepada John Newton akibat perbuatannya di dunia perdagangan budak. Namun demikian, John Newton amat berani menentang perbudakan. Dia bergabung dengan kelompok antiperbudakan yang melawan penjualan budak.

 

Pada tahun 1785, Newton mulai membantu William Wilberforce dalam usahanya melawan perbudakan. Wilberforce, yang kemudian menjadi anggota British House of Common, terpilih menjadi juru bicara kepala pergerakan antiperbudakan.

Pada tahun 1807, hanya beberapa bulan sebelum John Newton meninggal, Wilberforce berhasil membuat undang undang legislatif yang melarang perdagangan budak. Wilberforce kemudian mulai berupaya sepenuhnya untuk menentang perbudakan. Pada tahun 1823, dia mendirikan Perkumpulan Antiperbudakan.

Kesehatan buruk memaksa dirinya untuk pensiun dari Parlemen pada tahun 1825. The Emantipation Bill (Rancangan Undang-undang Pembebasan dan Penghapusan Budak) di Inggris menjadi sebuah hukum, sebulan setelah kematiannya.

John Newton menulis banyak lagu pujian terkenal, seperti Glorious Things of Thee Are Spoken (Kota Sion, Kota Allah, Kidung Jemaat No. 262) dan How Sweet The Name of Jesus Sounds (Manisnya Nama Penebus, Kidung Jemaat No. 386). Tetapi tidak ada lagu pujian yang lebih terkenal dan disukai daripada lagu kesaksian hidup Newton sendiri, Amazing Grace (Ajaib Benar Anugerah, Kidung Jemaat No. 40).

Ajaib benar
anugerah pembaru hidupku!
Ku hilang, buta, bercela;
oleh-Nya 'ku sembuh.

Ketika insaf, 'ku cemas,
sekarang 'ku lega
Syukur, bebanku t'lah lepas
berkat anugerah!

Di jurang yang penuh jerat
terancam jiwaku;
anugrah kupegang erat
dan aman pulangku.

Kudapat janji yang teguh,
kuharap sabda-Nya
dan Tuhanlah perisaiku
tetap selamanya.

Kendati nanti ragaku
terkubur dan lenyap,
pada-Nya aku berteduh
bahagia tetap.

Meski selaksa tahun lenyap
di sorga mulia,
rasanya baru sekejap
memuji nama-Nya!

(oleh John Newton sekitar 1776)

 

Diambil dan diedit seperlunya dari:

Judul buku : Pembalasan Dendam Seorang Pelarian
Judul asli : The Runaway's Revenge
Penulis : Dave dan Neta Jackson
Penerjemah : Lie Ping
Penerbit : Gospel Press, Batam 2004
Halaman : 159 -- 161

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru