Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herePengusaha Kristen / Robert Gilmour Letourneau

Robert Gilmour Letourneau


Dirangkum oleh: Doni K.

Robert Gilmour LeTourneau lahir pada tanggal 30 November 1888. Orang tuanya adalah orang yang takut akan Allah. Sejak kecil, ia telah mendengar tentang Injil melalui kedua orang tuanya. Meskipun kedua orang tuanya Kristen, LeTourneau pernah menolak firman Allah sampai ia berusia 16 tahun. Syukurlah, hal itu tidak berlanjut. Melalui doa kedua orang tuanya yang tak henti-henti, LeTourneau akhirnya memilih untuk mengikut Kristus.

Sejak usia 14 tahun, Letourneau sudah sering pergi ke berbagai tempat di Amerika Serikat. Ia mempelajari beberapa keahlian di beberapa bidang seperti kerajinan logam, permesinan, dan kelistrikan. Karena kesukaannya melanglang buana dan belajar banyak keahlian ini, LeTourneau memiliki cukup banyak pengalaman dalam hal pengelasan, penebangan kayu, perkayuan, pertambangan, dan mesin kendaraan. Alhasil, LeTourneau mencapai puncak kesuksesan di bidang bisnis perindustrian dan rancang bangun mesin-mesin berat.

Saat berusia 30 tahun, LeTourneau mengabdikan dirinya kepada Allah dengan menjadi seorang pengusaha. Ia pun dikenal sebagai seorang industrialis yang mengabdikan dirinya untuk menjadi "pengusaha untuk Tuhan". Sebenarnya, LeTourneau menyadari bahaya yang muncul dari kecintaannya terhadap hal-hal yang terkait dengan mesin. Ia sadar bahwa dunia permesinan bisa memadamkan pengabdiannya kepada Allah. Namun, dalam anugerah Allah, pengabdiannya itu tetap bertahan hingga lebih dari 50 tahun.

Sepanjang hidupnya, LeTourneau mendapatkan ratusan hak paten atas barang-barang yang dibuatnya dan berhasil membuat sekitar 300 penemuan baru. Ia memperkenalkan ban karet ke dalam industri peralatan berat, menemukan dan mengembangkan "Electric Wheel", memelopori pengelasan dengan berbagai jenis logam dan membangun platform untuk pengeboran lepas pantai. Selain itu, ia juga membuat mesin derek untuk memindahkan pesawat tempur dan pesawat pengebom yang rusak, baik di atas kapal induk maupun di darat. Selama PD II, mesin-mesin berat LeTourneau terhitung sekitar tiga perempat dari seluruh mesin berat yang digunakan. LeTourneau telah merancang dan membangun mesin-mesin yang melebihi imajinasi orang biasa, sehingga penemuan-penemuannya tersebut masih diterima secara luas hingga kini.

Walaupun kesuksesannya terus menanjak, pengabdiannya kepada Tuhan tidak pernah padam. Api yang mendorongnya untuk menjadi kreatif dalam bidang industri juga ikut mendorong dirinya untuk masuk ke dalam penginjilan dan pemuridan. Ia menjalani kehidupannya sebagai seorang pengusaha sekaligus saksi Kristus. Ia mengambil tugas untuk menjadi pendeta purnawaktu dan mengadakan kebaktian-kebaktian rutin di pabrik-pabriknya. LeTourneau dan istrinya juga mendirikan sebuah universitas yang kini dikenal sebagai LeTourneau University (www.letu.edu). LeTourneau University yang didirikan bersama sang istri menjadi pencapaian terbesar LeTourneau. Dengan pendirian universitas tersebut, ia melipatgandakan pengaruhnya serta menyebarkannya ke seluruh dunia melalui para pemuda Kristen berdedikasi yang belajar di universitas itu. Selain itu, ia juga membuka dan membiayai pelayanan misi di Liberia, Afrika Barat, dan juga di Peru, Amerika Selatan. Publikasi bulanan NOW (diterbitkan oleh LeTourneau University - Red.) yang dimulainya telah menjangkau 600.000 orang dan telah menyebar ke seluruh dunia. Sebagai pengusaha Kristen, LeTourneau tetap senang mengelilingi dunia sambil bersaksi tentang Kristus.

Banyak buku yang memuat kisah hidupnya telah diterbitkan, termasuk autobiografinya yang menjadi salah satu buku terlaris, "Mover of Men and Mountains", yang diterbitkan oleh penerbit Zondervan. Buku itu masih dicetak sampai hari ini, 30 tahun setelah kematiannya. Buku ini juga telah diterjemahkan dari Bahasa Inggris ke dalam berbagai bahasa. Melalui pelayanan misi yang dilakukan LeTourneau Foundation dengan memberi bantuan, baik kepada individu-individu maupun organisasi-organisasi di seluruh penjuru dunia, banyak orang yang datang kepada iman di dalam Kristus.

Nas firman Tuhan yang mendorong hidupnya adalah Matius 6:33 "Tetapi carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenarannya, maka semuanya itu akan ditambahkan kepadamu." (t/Yudo)

Dirangkum dari:

  1. ______________. "The Man Robert Gilmour LeTourneau". Dalam http://www.letu.edu/

  2. Wendy Jeffries, Randy Alcorn. "Robert G. LeTourneau". Dalam http://www.epm.org/

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru