Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereBio-Kristi No.108 Februari 2013 / Sejarah Lagu "Yesus Yang Kupilih"

Sejarah Lagu "Yesus Yang Kupilih"


Judul lagu : I`d Rather Have Jesus
Penulis : Rhea F. Miller
Komposer : George Beverly Shea

Yesus yang kupilih, bukan harta. `Ku milik Yesus, bukan milik harta.

Yesus yang kupilih, bukan gedung, biar tangan-Mu menuntun daku.

`Ku tak mau jadi raja dunia, di bawah kuasa dosa.

Yesus yang kupilih, bukan dunia, serta kemewahannya.

Yesus yang kupilih, bukan mulia. `Ku mau berkorban milik Tuhan.

Yesus yang kupilih, bukan nama, rela setia kabarkan Injil.

`Ku tak mau jadi raja dunia, di bawah kuasa dosa.

Yesus yang kupilih, bukan dunia, serta kemewahannya.

George Beverly Shea adalah seorang penginjil Kristen. Ia dikenal mulai tahun 1947, yaitu sejak ia bersama kelompok Billy Graham Evangelistic Association, mengadakan rekaman-rekaman kaset, reli-reli rohani di televisi, dan program radio "Hour of Decision". Lantunan suaranya untuk lagu-lagu rohani selalu dikarakteristikkan ke dalam kualitas vokal bas-bariton yang hangat. Tidak diragukan lagi, lagu "YESUS YANG KUPILIH" menjadi lagu yang paling disukai dan satu-satunya lagu yang ia tulis sendiri aransemennya. Lagu itu menjadi "trademark" George sampai sekarang.

George lahir di sebuah keluarga Kristen yang taat, di Winchester, Ontario, Kanada pada tanggal 1 Februari 1909. Ayahnya seorang hamba Tuhan yang sangat setia pada Injil. Ayahnya melayani di Wesleyan Methodist Church dan ibunya memunyai kehidupan rohani yang kuat dan sangat berpengaruh dalam kehidupan George, khususnya dalam bidang musik. George tumbuh di lingkungan perumahan pendeta di New York dan New Jersey. Teman-teman George dan keluarganya sudah mengetahui talenta musik dan suaranya yang menggetarkan. George juga menyanyi secara rutin di gereja ayahnya dan di gereja-gereja lain. Setelah menyelesaikan sekolah menengah, George masuk di Houghton College di New York pada tahun 1928-1929. Karena kesulitan keuangan, George terpaksa keluar dan bekerja sebagai pegawai kantor asuransi di New York. Selama waktu itu, ia tetap tinggal bersama orang tuanya sementara sang ayah melayani di Jersey.

Terkait dengan lagu di atas, George menceritakan dalam bukunya "Songs that Touch the Hear", demikian:

"Ibu adalah pembimbing musik saya. Ia suka sekali mengoleksi bunga, burung, puisi, dan ungkapan-ungkapan bijak. Ia sering membagikan koleksinya dan ia selalu membuat kliping untuk koleksinya itu. Suatu kali, ia meninggalkan tulisannya di rak musik piano. Tulisan itu mendorong saya menulis lagu `YESUS YANG KUPILIH`. Pada hari Minggu paginya, saya membaca lirik lagu itu, membuat aransemennya, dan menyanyikannya dalam kebaktian di gereja ayah saya. Tentu saja, ibunya, Rhea F. Miller, adalah katalisatornya. Tanpa inspirasi lirik dari ibu saya, tidak akan ada lagu `YESUS YANG KUPILIH`. Saya tidak pernah menyanyikan lagu seperti ketika saya menyanyikan lagu ini tanpa sedikit pun mengecilkan peran ibu saya."

Tanggal 16 Juni 1934, George menikah dengan Eram Scharfe dan dikaruniai dua orang anak. Mereka pindah ke Chicago, di mana George bekerja sebagai staf stasiun radio WMBI. Pada bulan Juni 1944, George merealisasikan keinginannya untuk menyanyi lagu-lagu rohani pada program radio nasional "Club Time". Selama lebih dari 3 dekade, George melayani bersama Billy Graham Evangelistic Team melalui siaran radio dan televisi, maupun keliling dunia. Tahun 1956, George menerima gelar doktor kehormatan dari Houghton College sebagai pengakuan atas kerja keras, kesetiaan, dan keefektifan sebagai pelayan Kristen.

Diambil disunting seperlunya dari:

Nama situs : GEMA (Gudang Elektronik Musik dan Audio)
Alamat URL : http://gema.sabda.org/sejarah_lagu_yesus_yang_kupilih_ppk_44_b
Judul asli artikel : Sejarah Lagu "Yesus Yang Kupilih" (PPK 44 B)
Penulis artikel : Tidak dicantumkan
Tanggal akses : 17 Januari 2013

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru