Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereTahukah Anda / Tahukah Anda

Tahukah Anda


Edward Maitland dan Anna Kingsford

Edward Maitland dilahirkan di Ipswich, Inggris pada tanggal 27 Oktober 1824. Setelah lulus dari Kolese Caius, Cambridge tahun 1847, dia berniat menjadi pendeta, tetapi ia memiliki banyak ketidaksepahaman dengan gereja. Ia lalu menghabiskan beberapa tahun untuk menjelajahi California dan Australia untuk belajar tentang arti kehidupan.

Setelah kembali ke Inggris, dia mengabdikan diri untuk "mengembangkan kemampuan intuitif karena menemukan solusi untuk semua permasalahan memiliki dasar yaitu natur rohani manusia". Karena persahabatannya dengan Anna Kingsford, dia menjadi seorang vegetarian yang sangat giat dan menjadi penafsir kepercayaan Kristen mistis sahabatnya itu. Edward bekerja bersama Anna dalam penulisan buku berjudul "The Perfect Way; or, The Finding of Christ" (London, 1882) serta buku-buku yang terkait.

Setelah kematian Anna tahun 1888, Maitland menerbitkan biografinya, "Anna Kingsford: Her Life, Letters, Diary" (1896). Edward Maitland tutup usia setahun setelah buku tersebut terbit, pada tanggal 2 Oktober 1897. (t/Setya)

Sumber: http://www.answers.com/

Bio-Kristi 048

Fanny J.Crosby Dan Himne Pertama Untuk Sekolah Minggu

Berikut ini, ada kisah menarik dari sang penulis himne dan penyair wanita, Fanny J.Crosby. Di samping menulis himne rohani, dia juga menulis lagu-lagu untuk sekolah minggu. Dia memulai menulis himne tentang sekolah minggu untuk Wm.B. Bradbury pada tahun 1864. Berikut kutipan himne pertamanya:

"We are going, we are going

To a home beyond the skies, ...."

Ditulis di hotel Ponton di jalan Franklin, New York, 5 Februari pada tahun yang sama. Himne ini dinyanyikan pada pemakaman Mr. Bradbury's Januari 1868.

Sumber: http://www.wholesomewords.org/

Bio-Kristi 047

"The Cambridge Seven"

Tahukah Anda, siapa saja yang mendapat julukan "The Cambridge Seven", misionaris yang berada di daerah China?

Salah satu dari mereka adalah Charles Thomas Studd. Semangat C.T. Studd berhasil menarik teman-teman yang berada di Cambridge untuk bergabung dengan C.T. Studd melayani misi di China. Enam di antara mereka adalah Montagu Harry Proctor Beauchamp, Stanley P. Smith, Arthur T. Polhill-Turner, Dixon Edward Hoste, Cecil H. Polhill-Turner, dan William Wharton Cassels.

Sumber: http://www.answers.com/

Bio-Kristi 046

Tulisan Ilmiah Pertama Maxwell

James Clerk Maxwell -- ilmuwan besar yang terkenal dengan teori elektromagnetiknya, dia pun mendapat julukan "Bapak Ilmu Fisika Modern".

Tak perlu diragukan, Maxwell memang memberi banyak kontribusi di bidang ilmu pengetahuan termasuk ilmu matematika, astronomi, dan teknik. Keberhasilan Maxwell dalam bidang ilmu pengetahuan didapatnya dengan banyak usaha termasuk mempelajari dan membandingkan teori-teori ilmuwan sebelumnya seperti Faraday, Kelvin, Ampere, dan ahli-ahli fisika Jerman.

Tulisan ilmiah Maxwell yang pertama menjelaskan urut-urutan kurva oval yang bisa ditelusuri dengan menggunakan jarum dan benang menurut analogi elips. Tulisan inilah yang menjadi dasar dari seluruh keberhasilannya dan merupakan bantuan pertama penelitian-penelitiannya selanjutnya. Beberapa teori yang dicetuskannya antara lain teori elektromagnetik dinamis, teori elektromagnetik kinetik, teori gas kinetik, pengembangan rumusan Faraday tentang teori kekuatan garis listrik dan magnet, dsb..

Bio-Kristi 045

Lagu-Lagu Himne Isaac Watts

"Hymns and Spiritual Songs" karya Isaac Watts (1707) dicetak ulang di Amerika pada tahun 1739, sedangkan karyanya yang berjudul "The Psalms of David Imitated" (1719), dengan mazmur-mazmur yang dia terjemahkan secara bebas, dicetak ulang di Amerika pada tahun 1729. Pada tahun 1712, Pendeta John Tufts menerbitkan "Introduction to the Art of Singing Psalm Tunes", buku pedoman musik yang pertama kali dicetak di Amerika.Edisi keduanya berisi 37 lagu dan dijilid dengan "The Bay Psalm Book". Pendeta Thomas Prince, pendeta di Old South Church Boston, merevisinya secara signifikan; ia menambahkan 50 himne; semuanya kecuali delapan himne, dikarang oleh Isaac Watts. (t/Kristin)

Sumber: http://www.answers.com/

Bio-Kristi 044

Latar Belakang Penamaan Alkitab Perjanjian Lama dan Perjanjian Baru

Kata perjanjian dalam "PL" dan "PB" adalah terjemahan dari bahasa Yunani, "diatheke". Dalam Yer. 31:31, dinubuatkan perjanjian baru yang akan mengganti perjanjian yang dibuat Yahweh dengan bangsa Israel di padang pasir (band. Kel. 24:7- 8). "Ia berkata-kata tentang perjanjian yang baru, Ia menyatakan yang pertama sebagai perjanjian yang telah menjadi tua" (Ibr. 8:13).

Para penulis PB melihat penggenapan nubuat tentang perjanjian baru itu dalam keadaan baru yang dimulai dengan karya Kristus; firman-Nya sendiri waktu Ia mengadakan Perjamuan Kudus (1 Kor. 11:25) menjadi dasar dari tafsiran di atas. Kitab-kitab PL disebut demikian karena hubungannya yang erat dengan sejarah "perjanjian tua" itu; Kitab- kitab PB disebut demikian karena merupakan dokumen-dokumen dasar dari "Perjanjian Baru".

Suatu pendekatan pada pemakaian umum istilah "Perjanjian Lama" dapat kita baca dalam 2 Kor. 3:14, "jika mereka membaca perjanjian lama, walaupun mungkin Paulus memaksudkan Taurat, sebagai dasar dari PL, dan bukan sebagai segenap berkas dari Alkitab Ibrani." Istilah-istilah "Perjanjian Lama" (palaia diatheke) dan "Perjanjian Baru" (kaine diatheke) untuk kedua kumpulan kitab itu, mulai dipakai secara umum oleh orang Kristen sejak akhir abad 2; di Eropa Barat, Tertullian kadang-kadang menerjemahkan diatheke dengan instrumentum (suatu dokumen hukum), kadang-kadang dengan testamentum. Kata yang terakhirlah yang tetap hidup -- dalam bahasa Inggris "New Testament" dan bahasa Belanda "Nieuwe Testament".

Bio-Kristi 042

Frances Havergal: Pujangga Wanita yang Multitalenta

Tahukan Anda? Selain pandai menulis puisi, dia juga memiliki suara yang luar biasa indah. Bahkan karena suaranya yang indah itu, dia diminta untuk bernyanyi solo dalam suatu konser.

Kelihaiannya dalam memainkan piano pun menakjubkan. Frances benar-benar seorang yang multitalenta. Tak mengherankan apabila dia termasuk salah satu wanita yang dihormati pada abad ke-19.

Sumber: http://www.christianhistorytimeline.com/

Bio-Kristi 041

Penghargaan Untuk Rosa Parks

Tanggal 9 September 1996, Presiden Bill Clinton menganugerahi Parks penghargaan "Presidential Medal of Freedom", penghargaan tertinggi yang diberikan kepada warga sipil oleh Presiden AS. Tahun 1998, dia menjadi penerima "International Freedom Conductor Award" pertama yang diberikan oleh National Underground Railroad Freedom Center, dan masih banyak lagi lainnya.

Parks juga menjadi orang kedua yang disemayamkan dengan penghormatan setelah Jacob Chestnut, salah satu dari dua anggota polisi AS yang tewas terbunuh di Capitol tahun 1998. Penghormatan diberikan dalam wujud pemasangan pita hitam di kursi bis bagian depan untuk semua bis umum hingga hari penguburannya, serta pemberian berbagai penghargaan lainnya untuk memperingati perjuangannya selama dia hidup.

Bis bernomor 2857 yang pernah ditumpangi Parks sebelum dia ditangkap pun hingga kini disimpan di museum Henry Ford. Bus Metro Transit di King County, Washington, memasang poster dan stiker yang diberikan di kursi tempat duduk pertama sebagai peringatan akan Parks setelah kematiannya. Selain itu, Presiden George W. Bush membuat patung Parks yang diletakkan di aula gedung pertemuan negara bagian nasional AS. Bahkan, sebagai upaya untuk mengenang kerusuhan mengerikan yang terjadi pada tahun 1967, Detroit menamai ulang "12th Street" menjadi "Rosa Parks Boulevard" pada tahun 1976.

Bio-Kristi 039

Sosok Lain dalam Pelayanan Misi Di Tiongkok?

Tahukah Anda? Hudson Taylor adalah seorang misionaris yang dikagumi karena kegigihannya dalam menyebarkan Injil di daratan Tiongkok. Rupanya hal ini sempat membuat gerah pemerintah komunis Tiongkok. Itulah sebabnya, mereka memberi perintah pada seorang penulis untuk menyusun biografi Hudson Taylor, tapi dengan tujuan untuk memalsukan fakta sehingga citra misionaris ini menjadi jelek. Mereka ingin mendiskreditkan nama Hudson Taylor.

Ketika sang pengarang mengumpulkan bahan-bahan dan mempelajari sejarah kehidupan Hudson Taylor, dia justru terkesan oleh karakter dan kesalehan misionaris ini. Dia menyadari bahwa tidak mungkin bisa memalsukan biografi orang yang memiliki kesalehan seperti itu. Dia kemudian mengambil keputusan yang bisa membahayakan hidupnya, yaitu menanggalkan keyakinan ateis dan menerima Kristus sebagai Juru Selamat pribadinya.

Bio-Kristi 038

Kisah "Mesin Pembeda" Charles Babbage

Charles Babbage merancang dua buah mesin pembeda yang tidak pernah diselesaikannya.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru