Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereBio-Kristi No.77 Oktober 2011 / Bio-Kristi No.77 Oktober 2011

Bio-Kristi No.77 Oktober 2011


Ikuti Kelas Dasar-dasar Iman Kristen (DIK) Januari/Februari 2012 -- PESTA

Yayasan Lembaga SABDA melalui Pendidikan Elektronik Studi Teologi Awam (PESTA) < http://www.pesta.org >, kembali membuka kelas Dasar-Dasar Iman Kristen (DIK) untuk periode Januari/Februari 2012. Bagi Anda yang ingin mempelajari pokok-pokok penting dasar iman Kristen, seperti Penciptaan, Manusia, Dosa, Keselamatan, dan Hidup Baru dalam Kristus, segeralah bergabung dalam kelas DIK ini. Saat ini, Anda sudah dapat mendaftarkan diri untuk menjadi peserta baru dalam kelas DIK Januari/Februari 2012. Batas pengumpulan tugas tertulis sebagai persyaratan untuk dapat mengikuti kelas diskusi adalah tanggal 19 Desember 2011.

Pengantar Bio 77 Oktober 2011

Salam jumpa,

Banyak anak Tuhan yang menjadi tokoh besar di dunia. Bahkan, di setiap bidang kehidupan, Tuhan telah menyediakan anak-anak-Nya untuk dipakai menjadi alat-Nya. Beberapa orang dipakai-Nya untuk menjadi garam dan terang dunia di bidang pendidikan, seni, sastra, teologi, dan politik. Dengan kenyataan ini, anggapan bahwa orang Kristen hanya boleh berdikari di lingkup rohani benar-benar dipatahkan. John Witherspoon, seorang Kristen yang berasal dari Skotlandia, merupakan salah satu contoh anak Tuhan yang dipakai dalam bidang politik. Banyak dari karya-karyanya memengaruhi perkembangan negara Amerika Serikat.

Abraham Lincoln -- Presiden

"Hal-hal yang ingin aku ketahui ada di dalam buku; sahabat terbaikku adalah seseorang yang memberiku sebuah buku yang belum aku baca."

John Witherspoon

Rev. John Witherspoon bisa dianggap sebagai sesepuh dari para pelopor dalam sejarah Amerika. Beliau bukan hanya seorang pendeta terkemuka di Gereja Presbiterian, namun juga salah satu tokoh terpenting berdirinya negara Amerika Serikat. Meskipun sekarang beliau tidak terlalu dikenal, tetapi hidup dan karyanya sangat layak untuk dipelajari.

John Witherspoon lahir pada tanggal 5 Februari 1722 di Skotlandia. Ayahnya adalah seorang pendeta di Paroki Yester di Skotlandia. Ketika berumur 14 tahun, John Witherspoon kuliah di Universitas Edinburg dan memperoleh izin untuk mengajarkan Injil saat berumur 21 tahun. Beliau ditahbiskan sebagai pendeta di Paroki Beith, di Skotlandia Barat, pada tahun 1745. Tidak lama kemudian, beliau menikahi Elizabeth Montgomery.

Kontribusi Witherspoon Bagi Amerika Serikat

Dukungan John Witherspoon terhadap kiprah bangsa Amerika tidaklah mengejutkan. Beliau menganut filsafat politik John Locke dengan sepenuh hati, begitu juga paham psikologinya. Beliau juga membawa gagasan kuat tentang "kemerdekaan Inggris" dari Skotlandia, yang dianggapnya sangat terancam karena kebijakan Inggris. Ketika John Adams singgah di Princeton dalam perjalanannya menuju pertemuan pertama Kongres Kontinental pada tahun 1774, dia bertemu Witherspoon dan menyebut beliau sebagai "Putra Kemerdekaan, seorang yang penting di Amerika Serikat."

Usulan Tokoh

Dari: Yeni < penyairxxx(at)xxx >

Salam,

Apa pernah dibahas tokoh pengabar Injil dari sejarah Indonesia? Seperti Kyai Sadrach gitu? Maaf saya tidak mengikuti dengan lengkap. Terima kasih. GBU.

Redaksi:

Shalom,

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru