Skip to main content

Tokoh Indonesia

Todung Sutan Gunung Mulia

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Permulaan abad ke-20 merupakan masa yang sangat penting dalam sejarah Indonesia. Sebab, pada abad inilah tersemai bibit-bibit kesadaran untuk membebaskan bangsa Indonesia dari kolonialisme. Abad ini juga merupakan awal munculnya para pemikir, pembaru, dan tokoh revolusi Indonesia. Salah satu dari antara para tokoh-tokoh tersebut adalah Prof. Dr. Todung Gelar Sutan Gunung Mulia Harahap, yang akrab disapa Mulia. Mulia hidup di dalam nuansa penjajahan Belanda. Apabila dirunut dari silsilahnya, Mulia masih memunyai hubungan darah dengan Amir Syarifuddin Harahap -- Perdana Menteri Indonesia, periode 3 Juli 1947 - 29 Januari 1948.

Dr. Johannes Leimena

Johannes Leimena (anak kedua dari empat anak pasangan Dominggus Leimena dan Elizabeth Sulilatu) lahir tanggal 6 Maret 1905 di Ambon. Ia keturunan keluarga besar Leimena dari Desa Ema di Pulau Ambon dan dikenal dengan nama panggilan "Oom Jo". Ia seorang Kristen yang berbudi luhur. Ayahnya seorang guru, dengan demikian ia terhitung keturunan golongan menengah (pada saat itu). Pada usia lima tahun Johannes telah menjadi yatim. Kemudian ibunya menikah lagi, dan ia diasuh oleh pamannya.