Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herefilsuf / filsuf

filsuf


Robert Boyle

Ditulis oleh: Berlin B.

"Pada suhu konstan, tekanan suatu gas akan berbanding terbalik dengan volumenya." Anda mungkin pernah mendengar pernyataan ini saat masih duduk di bangku SMP atau SMA, dalam pelajaran Fisika atau Kimia. Ya, benar! Itu merupakan pernyataan yang saat ini lebih dikenal dengan Hukum Boyle. Anda yang berkecimpung dalam dunia fisika dan kimia tentu tidak asing lagi dengan hukum ini.

Yustinus Martir

Yustinus Martir, seorang filsuf muda pada abad kedua, mendengarkan dengan baik pidato seorang lain yang berpendidikan baik.

"Orang-orang yang menjadi pengikut orang Nazaret yang mati itu adalah orang-orang bodoh yang percaya pada takhyul," kata si ahli pidato itu. "Yang mereka puja tak lain hanya awan-awan dan pengaruh bintang. Saya kira mereka merupakan ancaman bagi kekaisaran ini."

Orang-orang yang berkumpul di sana dalam bentuk lingkaran itu menganggukkan kepala. Namun Yustinus tidak begitu cepat menyetujui. "Saya tidak begitu yakin akan hal itu," ia memberi komentar. "Mereka sangat tulus. Saya telah mendengar tentang orang-orang Kristen yang mengakui iman mereka walaupun mereka tahu mereka akan dilemparkan ke dalam ketel yang berisi minyak yang mendidih demi keyakinan mereka."

Anselmus

Anselmus adalah seorang teolog dan filsuf yang hidup pada abad Pertengahan. Ia adalah seorang yang sangat terkemuka di antara pemikir-pemikir Skolastik. Anselmus dilahirkan pada tahun 1033 di Aosta, Italia. Ayahnya adalah seorang bangsawan di Italia yang bernama Gundulph dan ibunya bernama Ermenberga.

Pada tahun 1056 Anselmus menyeberang pegunungan Alpen dan berdiam di Burgundy, Perancis. Namun tidak lama kemudian ia berpindah lagi ke Bec, di Normandy. Di sini Anselmus memasuki biara Bec yang dipimpin oleh Lanfranc, seorang pemimpin biara yang memiliki kepribadian yang sangat menarik. Pada tahun 1060 Lanfranc diangkat menjadi uskup agung di Canterbury - Inggris dan Anselmus diangkat menjadi penggantinya di Bec.

Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher

Friedrich Daniel Ernst Schleiermacher (1768 -- 1834) adalah anak seorang pendeta tentara di Silesia Utara. Kedua orang kakeknya juga pendeta. Ayahnya yang memiliki kecenderungan pietis (gerakan yang menekankan doktrin alkitabiah, kesalehan pribadi, dan kehidupan Kristen yang berkobar-kobar) yang kuat, mengirimnya ke seminar Moravian di Barby dengan harapan supaya segala kecenderungan ini akan bertambah berkembang di dalam diri anaknya.

Francis Schaeffer Dan L`ABRI

MASA BELAJAR

Francis Schaeffer (1912 -- 1984) lahir di Philadelphia, Pennsylvania. Meskipun lahir dalam keluarga Kristen, namun ia tidak dididik secara Kristen. Francis Schaeffer memilih menghadiri gereja Presbiterian Liberal sebagai tempat ibadahnya. Pada masa sekolah menengah, ia pun menjadi seorang agnostik (orang yang berpandangan bahwa kebenaran tertinggi tidak dapat diketahui dan mungkin tidak akan dapat diketahui -- red.). Schaeffer banyak membaca buku filsafat dan membaca Alkitab. Karena itu, akhirnya ia percaya bahwa Alkitab adalah satu-satunya jawaban yang memadai bagi pertanyaan-pertanyaan dasar dalam hidupnya.

Soren Kierkegaard

Mengapa saya ada? Apa tujuan hidup saya? Apa makna kehidupan yang ada pada saya ini? Itulah sejumlah pertanyaan yang berkenaan dengan keberadaan diri.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru