Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are herePengkhotbah / Pengkhotbah

Pengkhotbah

warning: Creating default object from empty value in /home/sabdaorg/public_sabda/biokristi/modules/taxonomy/taxonomy.pages.inc on line 33.

Billy Graham

Penginjil Billy Graham benar-benar menerima Kristus saat ia membaca Markus 16:15: "Pergilah ke seluruh dunia, beritakanlah Injil kepada segala makhluk."

Charles Haddon Spurgeon

"Tentunya itu suatu kekeliruan."

Itulah yang dipikirkan Charles Spurgeon ketika diminta berkhotbah di Kapel New Park Street, London. Tempat itu adalah gereja yang bergengsi, dengan bangunan tua yang indah. Saat itu, Spurgeon baru berumur 19 tahun. Namun, sama sekali tidak ada kekeliruan, karena setelah Spurgeon bicara, ia diundang untuk menjadi pendeta gereja tersebut. Ia memegang jabatan itu selama hampir 4 dekade.

Thomas Aquinas

Aquinas merupakan teolog skolastik yang terbesar. Ia adalah murid Albertus Magnus. Albertus mengajarkan kepadanya filsafat Aristoteles sehingga ia sangat mahir dalam filsafat itu. Pandangan-pandangan filsafat Aristoteles diselaraskannya dengan pandangan-pandangan Alkitab. Ialah yang sangat berhasil menyelaraskan keduanya sehingga filsafat Aristoteles tidak menjadi unsur yang berbahaya bagi iman Kristen. Pada tahun 1879, ajaran-ajarannya dijadikan sebagai ajaran yang sah dalam Gereja Katolik Roma oleh Paus Leo XIII.

Jonathan Edwards

Jonathan Edwards (5 Oktober 1703 -– 22 Maret 1758) adalah seorang pendeta kolonial American Congregational (Jemaat Amerika), teolog, dan misionaris untuk penduduk asli Amerika. Edwards, dikenal luas sebagai seorang teolog Amerika yang terpenting dan memiliki filosofi yang murni. Ia dikenal sebagai salah satu teolog dan tokoh kebangunan Amerika yang terhebat dan terbesar. Ruang lingkup karyanya mencakup area yang sangat luas, meskipun ia sering dikaitkan sebagai pendukung teologi Calvinis, metafisika teologi determinisme, dan warisan Puritan. Khotbahnya yang menyala-nyala, "Sinners in the hands of an angry God," menekankan murka Allah atas dosa dan mempertentangkannya dengan anugerah keselamatan Allah; intensitas khotbahnya terkadang mengakibatkan beberapa pendengarnya lemas, pingsan, dan reaksi-reaksi menonjol lainnya. Hal-hal tersebut membuatnya terjebak pada kontroversi "efek tubuh" akan hadirnya Roh Kudus.

MASA MUDA

Jonathan Edwards (5 Oktober 1703 -– 22 Maret 1758) adalah seorang pendeta kolonial American Congregational (Jemaat Amerika), teolog, dan misionaris untuk penduduk asli Amerika. Edwards, dikenal luas sebagai seorang teolog Amerika yang terpenting dan memiliki filosofi yang murni. Ia dikenal sebagai salah satu teolog dan tokoh kebangunan Amerika yang terhebat dan terbesar. Ruang lingkup karyanya mencakup area yang sangat luas, meskipun ia sering dikaitkan sebagai pendukung teologi Calvinis, metafisika teologi determinisme, dan warisan Puritan. Khotbahnya yang menyala-nyala, "Sinners in the hands of an angry God," menekankan murka Allah atas dosa dan mempertentangkannya dengan anugerah keselamatan Allah; intensitas khotbahnya terkadang mengakibatkan beberapa pendengarnya lemas, pingsan, dan reaksi-reaksi menonjol lainnya. Hal-hal tersebut membuatnya terjebak pada kontroversi "efek tubuh" akan hadirnya Roh Kudus.

MASA MUDA

John Bunyan

John Bunyan lahir pada tahun 1628 di sebuah kota kecil bernama Elstow, dekat Bedford, sebelah selatan Inggris. Dia putra seorang tukang patri, yaitu seseorang yang bekerja memperbaiki panci dan belanga, menajamkan pisau, serta melakukan pekerjaan menempa lainnya yang tidak memerlukan tempat usaha luas. Pekerjaan ini diwariskan dari generasi ke generasi, sama seperti peralatan sehari-hari yang dipakai turun-temurun.

J. Frank Norris (1877 -- 1952)

Diterjemahkan oleh: R.S. Kurnia

"Ketika Anda menemukan seorang pengkhotbah yang berkhotbah dalam bahasa yang alegori dan figuratif ... pengkhotbah itu mengkhotbahkan Injil alegoris yang sama sekali bukan Injil. Saya bersyukur pada Allah yang memberikan Kristus secara literal, demi keselamatan yang literal. Ada dukacita (penderitaan) yang literal, kematian literal, neraka literal, dan, syukurlah, ada surga yang literal."

Sam Morris

"Kubur Yesus terkenal karena di dalamnya kosong."

Sejak dulu, Sam Morris dikenal sebagai "musuh utama J. Barleycorn". Dia dinyatakan sebagai "orang yang paling aktif menentang minuman keras selama beberapa generasi" oleh industri minuman keras. Selama bertahun-tahun dia berhasil memerangi minuman keras di pusat peredarannya di Amerika dan Meksiko melalui siaran radio Voice of Temperance (Suara Penguasaan Diri dari Godaan Minuman Keras).

Mel Trotter

"Saya berada di sana saat kejadian, 19 Januari 1897, pukul sembilan lebih sepuluh menit, waktu bagian Tengah, Pacific Garden Mission, Chicago, Illinois, Amerika Serikat." Tanggapan Mel Trotter saat ditanya bagaimana dia tahu kalau dia sudah diselamatkan.

William Elbert Munsey (1833 -- 1877)

Diterjemahkan oleh: Dian Pradana

"Apakah hukuman kekal itu suatu fakta dan benar adanya? Allah kita adalah Allah yang bisa marah. Kekuatan dan kemampuan untuk mengasihi menunjukkan kekuatan dan kemampuan untuk membenci. Mereka yang berkata bahwa amarah dan murka tidak sesuai dengan karakter Allah, hal itu membuat Allah tampak tak acuh, mengerikan, dan tidak bisa mengasihi. Jika Anda menginginkan Allah yang bisa mengasihi dan mempunyai kasih yang kekal, Dia harus bisa murka dan mempunyai amarah yang kekal."

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru