Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereUnitarian / Sabelius

Sabelius


Kita hanya memiliki informasi yang sangat sedikit tentang kehidupannya. Sabelius mengajar di Roma, sekitar tahun 215. Ia adalah tokoh yang paling terkemuka dari suatu aliran teologia yang dikenal dengan nama "modalisme monarkhisme". Dalam sejarah gereja modern disebut "Unitarian". Ajarannya tentang trinitas berlawanan dengan ajaran gereja yang resmi.

Sabelius mungkin seorang Lybia, dari Pentapolis. Pada permulaan abad ke-3 ia berada di Roma dan mengajarkan pandangan-pandangannya mengenai Trinitas. Ajarannya cukup tersebar di Roma dan bahkan sampai ke Pentapolis, Mesir. Karena ajarannya berlawanan dengan ajaran gereja yang resmi, Uskup Roma, Calixtus, mengekskomunikasikannya. Sabelius meninggalkan Roma dan pergi ke Alexandria. Di kota ini, ia mendapat perlawanan yang keras dari Dionisius, Uskup Alexandria. Dalam sidang sinode di Alexandria, tabun 260, Sabelius dikutuk.

Ajaran Sabelius yang kita kenal hanyalah berasal dari fragmen-fragmen saja dan dari tulisan-tulisan bapa-bapa gereja, seperti Athanasius.

Dasar pemikiran Sabelius adalah keesaan Allah. Ia tidak melihat pembedaan- pembedaan di dalam keallahan itu. Ia mengajarkan bahwa dalam perkembangan dunia, Allah mengambil bentuk-bentuk yang berbeda. Bentuk yang satu menggantikan bentuk yang lain. Bapa menyatakan diri-Nya dalam hal pemberian Hukum Taurat atau Perjanjian Lama. Dalam inkarnasi, Allah Bapa menyatakan diri-Nya dalam bentuk Anak, dan dalam penyucian Allah Bapa menyatakan diri-Nya dalam bentuk Roh Kudus. Bentuk Anak berakhir pada waktu Tuhan Yesus naik ke surga, dan bentuk Roh Kudus berakhir dengan kelahiran kembali. Sabelius menggambarkan hubungan Trinitas dengan simbol matahari. Matahari itu adalah Allah Bapa, sinar matahari adalah Anak dan paras matahari adalah Roh Kudus. Atau juga diumpamakannya: tubuh adalah Allah Bapa, jiwa adalah Anak dan roh adalah sebagai Roh Kudus.

Dengan demikian Anak dan Roh Kudus adalah Allah Bapa yang melebarkan diri. Ajaran Sabelius (Sabelianisme) ini memengaruhi gereja di kemudian hari untuk menolak setiap ajaran yang berbau sub-ordinasionisme. Hal ini mempersiapkan gereja untuk menerima ajaran Augustinus serta Gereja Barat untuk menerima rumusan homoousios.

Ajaran Sabelius tentang Trinitas ini adalah suatu upaya untuk menjelaskan rahasia Trinitas sehingga masuk akal manusia pada masa itu, yang menuntut pemikiran yang rasional.

 

Diambil dan diedit seperlunya dari:

Judul buku : Riwayat Hidup Singkat Tokoh-Tokoh dalam
Sejarah Gereja
Judul artikel : Sabelius
Penulis : Drs. F. D. Wellem, M.Th.
Penerbit : BPK Gunung Mulia, Jakarta 1999
Halaman : 219 -- 220

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru