Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereKarya / Karya

Karya


Kolom Karya Publikasi Bio-Kristi

John Witherspoon

Rev. John Witherspoon bisa dianggap sebagai sesepuh dari para pelopor dalam sejarah Amerika. Beliau bukan hanya seorang pendeta terkemuka di Gereja Presbiterian, namun juga salah satu tokoh terpenting berdirinya negara Amerika Serikat. Meskipun sekarang beliau tidak terlalu dikenal, tetapi hidup dan karyanya sangat layak untuk dipelajari.

John Witherspoon lahir pada tanggal 5 Februari 1722 di Skotlandia. Ayahnya adalah seorang pendeta di Paroki Yester di Skotlandia. Ketika berumur 14 tahun, John Witherspoon kuliah di Universitas Edinburg dan memperoleh izin untuk mengajarkan Injil saat berumur 21 tahun. Beliau ditahbiskan sebagai pendeta di Paroki Beith, di Skotlandia Barat, pada tahun 1745. Tidak lama kemudian, beliau menikahi Elizabeth Montgomery.

Yusuf

Dirangkum oleh: Sri Setyawati

1. Latar belakang.

Yusuf adalah putra ke-11 dari Yakub, anak pertama yang diperolehnya dari Rahel. Yusuf lahir di kota Haran. Nama Yusuf berarti "kiranya ditambahkan-Nya (Allah) lagi (anak lelaki)". Dia memiliki seorang saudara kandung, Benyamin, dan 12 saudara tiri (termasuk Dina). Ibunya meninggal saat dia masih muda. Dia memperistri Asnat dan memiliki anak Manasye dan Efraim.

Sitor Situmorang

Sitor Situmorang lahir pada tanggal 2 Oktober 1924 di Harianboho, Sumatera utara. Masa kecilnya dihabiskan di lingkungan tradisional, di lingkungan tradisi sastra lisan yang berbahasa batak. Sejak kecil dia mendengarkan khotbah-khotbah dalam bahasa Injil, lewat terjemahan ke dalam bahasa Batak. Dia senang mendengarkan lagu-lagu rakyat. Dia kenyang dengan ide-ide puitis dan bentuk-bentuk sastra tanpa teori dalam berbagai upacara.

Darah seninya lebih diasah saat dia mengenyam pendidikan di sekolah. Dia menyelesaikan SD dan SMP di daerah pedalaman Batak. Setelah dia pindah ke Jakarta pada tahun 1941, dia melanjutkan pendidikannya di berbagai sekolah HIS, MULO, AMS. Dia juga pernah memperdalam pengetahuan mengenai sinematografi di Los Angeles, Amerika serikat.

George Frederic Handel

Diringkas oleh: Sri Setyawati

George Frederic Handel lahir pada tahun 1685. Handel adalah seorang Jerman dan dibesarkan di lingkungan Lutheran. Dia hidup sezaman dengan Bach. Namun, Handel dan Bach tidak pernah bertemu. Walaupun banyak buku riwayat komponis-komponis besar menyebutkan Bach lebih awal, faktanya Handel lahir beberapa minggu lebih dulu, yaitu 23 Februari 1685. Ayah Handel adalah seorang "ahli pemangkas rambut" yang praktis dan polos. Dia memutuskan untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah hukum. Meskipun Handel muda sudah menunjukkan bakat musik yang istimewa, ayahnya tidak mengizinkannya untuk masuk sekolah musik.

Dr. Jonathan Campbell

Sebagai seorang astrofisikawan NASA dan ilmuwan peneliti di NSSTC (National Space Science and Technology Center), Dr. Jonathan Campbell menyelidiki kemungkinan penggunaan tenaga laser untuk menangkis asteroid, meteoroid, dan serpihan benda luar angkasa lain yang berpotensi membahayakan bumi. Dia juga melayani paruh waktu di dua gereja Metodis di Jackson Country, Alabama.

Ketika membicarakan tentang pengalaman menerbangkan jet dibanding pesawat yang lebih kecil, kakek Dr. Jonathan Campbell berkata, "Menurutku, yang penting bukan bagaimana kamu bisa berada di antara awan, tetapi bisa "ada" di sana."

Paulus

Diringkas oleh: Sri Setyawati

Fra Angelico

Fra Angelico, yang nama aslinya Guido di Pietro, lahir antara tahun 1395 dan 1400 di Vicchio, sebuah kota kecil di dekat Florence.

Ketidakpastian mengenai tanggal lahirnya -- kapan tepatnya hari lahirnya, belum diketahui. Akan tetapi, masyarakat menduga dia sudah lahir sebelum waktu yang disebutkan di atas. Hal-hal detail tentang kehidupannya juga masih tetap terselubung. Fra Angelico hidup pada masa awal Renaisans, yaitu ketika status para seniman belum mendapatkan tempat, seperti para bangsawan yang ciri-cirinya dicatat untuk anak cucunya. Hal ini tidak seperti pada zaman Renaisans Agung selanjutnya.

Hal-hal detail tentang Fra Angelico dicatat dalam sejarah untuk pertama kalinya setelah kematiannya. Hal-hal detail itu ada di dalam karya Giorgio Vasari yang berjudul "Lives of the Artists".

Rich Mullins

Richard Wayne Mullins adalah seorang penyanyi/penulis lagu asal Amerika, yang lahir pada tanggal 21 Oktober 1955 di Richmond, Indiana. Dia dikenal sebagai penulis lagu pujian, yang berjudul "Awesome God" dan "Step by Step". Lagu-lagu tersebut telah dirangkum sebagai musik klasik modern oleh beberapa musisi Kristen lainnya. Tiga dari albumnya, dianggap sebagai lagu Kristen terbaik: "Winds of Heaven, Stuff of Earth" (1988), "The World As Best As I Remember It, Volume One" (1991), dan "A Liturgy, A Legacy, and A Ragamuffin Band" (1993). Lagu-lagunya memang tidak sepopuler lagu-lagu yang dinyanyikan John Tesh, Rebecca St. James, Michael W. Smith, Amy Grant, Third Day, Caedmon's Call, dan Jars of Clay. Meskipun demikian, pengaruhnya terhadap rekan-rekannya dalam dunia musik jauh melampaui mereka.

Sir Walter Scott

Walter Scott lahir di Edinburgh, Skotlandia tanggal 15 Agustus 1771. Keluarganya berakar pada ajaran Presbiterian yang ketat dan dianggap sebagai keluarga yang sangat sensitif, serta menjunjung tinggi budaya. Walter diharapkan bersedia masuk dalam pelayanan di gereja Presbiterian setelah dia menyelesaikan pendidikannya. Namun, masa kanak-kanak Walter cukup menyedihkan. Semasa kecil, ia sering sakit-sakitan dan mengakibatkan kaki kanannya lumpuh. Meskipun begitu, dia tidak patah semangat. Dengan segala keadaannya, Scott tetap bersekolah. Sayangnya nama sekolah dasar dan sekolah pertamanya tidak diketahui dengan jelas. Setelah tamat dari sekolah lanjutan pertama, dia bersekolah di SMU Edinburg. Lalu melanjutkan studinya di fakultas hukum Universitas Edinburg. Tahun 1786, Walter magang di tempat ayahnya dan kemudian pada tahun 1792 ia menjadi pengacara. Setelah mengikuti studi Alkitab secara intens, Walter pun menerima Alkitab sebagai satu-satunya otoritas dan hidup di atas dasar Alkitab (Stafford North, Christian Chronicle, Maret, 1997). Dia juga bergabung dengan persekutuan mahasiswa teologi di bawah pimpinan George Forrester. Tahun 1797 dia menikahi Margaret Charpentier dan dikaruniai 5 anak. Kemudian mereka menetap di Pittsburgh, Pennsylvania.

Ronald Ross

Sebagai putra dari Sir C.C.G. Ross, seorang jenderal dalam keprajuritan Inggris, Ronald Ross mulai mempelajari kedokteran di Rumah Sakit St. Bartholomew di London pada tahun 1875, dan bergabung dengan Indian Medical Service pada tahun 1881. Ia mulai mempelajari seluk-beluk penyakit malaria pada tahun 1892. Tahun 1894, ia melakukan penelitian percobaan di India berdasarkan hipotesis Laveran dan Manson yang menyatakan bahwa nyamuk berkaitan erat dengan penyebaran penyakit ini.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru