Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereBio-Kristi No.152 Oktober 2015 / Dasar Etika Kristen dalam Pemikiran Paulo Freire

Dasar Etika Kristen dalam Pemikiran Paulo Freire


Ditulis oleh: N. Risanti

Meskipun dipengaruhi oleh ideologi "kiri" yang populer di negara-negara Amerika Latin, tetapi otentisitas humanisme Kristen menjadi kekuatan yang mendorong gairah Freire dalam berkarya. Setelah menikah, Freire dan istrinya, Elza, sama-sama berpartisipasi dalam Gerakan Aksi Katolik bersama beberapa teman mereka yang berasal dari kelas menengah. Hal tersebut menjadi tantangan yang sulit karena mereka harus berjuang dalam kontradiksi antara iman Kristen mereka dengan gaya hidup yang dimiliki oleh teman-teman mereka. Tantangan paling keras mereka terima ketika mengusulkan kepada teman-teman mereka tersebut bahwa pekerja yang mereka miliki harus diperlakukan sebagai sesama manusia.

Kandidat peraih Nobel Perdamaian tahun 1993 ini sering kali dikenang dalam kata-kata seperti "kasih", "belas kasihan", dan "harapan". Dan memang, kesadarannya akan kebutuhan masyarakat miskin didasarkan pada ajaran etika Yesus di dalam Injil sehingga pedagoginya berdiri pada keharusan moral untuk berpihak kepada mereka yang tertindas. Saat Freire bekerja untuk Dewan Gereja Dunia, ia berulang kali menantang "imam dan orang-orang religius" untuk mengubah paradigma kenabian serta praktik Injil mereka di dalam keberpihakan kepada orang miskin. Salah satu ide pokok Freire yang mengarah pada akar kekristenan terdapat dalam pemikirannya mengenai dialog. Baginya, dialog adalah model komunikasi yang alami untuk belajar karena dalam dialog peserta didik diakui sebagai mitra yang sejajar. Dialog memungkinkan kesempatan untuk belajar bersama, dibanding sekadar mengajar. Dialog diawali dengan penghargaan karena kita berdialog untuk belajar dari mereka yang kita ajar. Dalam Pedagogi Kaum Tertindas, Freire mengusulkan lima ide yang menurutnya sangat penting demi terwujudnya dialog, yaitu kerendahan hati, harapan, iman, cinta, dan berpikir kritis.

Sumber bacaan:

  1. Knight, Jim. 2010. "Paulo Freire: Radical Learner". Dalam http://www.radicallearners.com/paulo-freire-radical-learner/
  2. Van Gorder, Chris. 2008. "Paulo Freire’s Pedagogy for the Children of the Oppressors". Dalam http://www.lesley.edu/journal-pedagogy-pluralism-practice/chris-van-gorder/pedagogy-children-oppressors/
  3. Bentley, Leslie. "A Brief Biography of Paulo Freire". Dalam http://ptoweb.org/aboutpto/a-brief-biography-of-paulo-freire/
  4. "Paulo Freire Facts". Dalam http://biography.yourdictionary.com/paulo-freire

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru