Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herePengkhotbah / J. Frank Norris (1877 -- 1952)

J. Frank Norris (1877 -- 1952)


Diterjemahkan oleh: R.S. Kurnia

"Ketika Anda menemukan seorang pengkhotbah yang berkhotbah dalam bahasa yang alegori dan figuratif ... pengkhotbah itu mengkhotbahkan Injil alegoris yang sama sekali bukan Injil. Saya bersyukur pada Allah yang memberikan Kristus secara literal, demi keselamatan yang literal. Ada dukacita (penderitaan) yang literal, kematian literal, neraka literal, dan, syukurlah, ada surga yang literal."

J. Frank Norris merupakan salah seorang tokoh yang paling kontroversial dan flamboyan dalam sejarah fundamentalisme. Ia dilahirkan di Alabama, namun keluarganya pindah ke Texas ketika ia masih kecil. Saat kanak-kanak, ia pernah ditembak saat mencoba membantu ayahnya mempertahankan tanah pertanian mereka dari sekawanan perampok berkuda.

Norris menerima keselamatan pada saat berusia tiga belas tahun dalam sebuah kebangunan yang diadakan di suatu padang rumput. Merasa dipanggil Tuhan untuk berkhotbah, ia mendaftar di Universitas Baylor. Selagi menjadi seorang mahasiswa, ia juga menjadi pendeta di sebuah gereja dekat Gunung Calm setiap akhir pekan. Setelah ia lulus, secara rutin, gereja tersebut dihadiri delapan ratus jemaat -- di sebuah kota yang hanya memiliki empat ratus penduduk!

Setelah lulus dari seminari, Norris menjadi pendeta di Dallas selama tiga tahun sebelum menerima panggilan dari Gereja First Baptist di Fort Worth, Texas sebagai awal pelayanannya selama 43 tahun. Pada akhir tahun 1920-an, gereja tersebut rata-rata dihadiri oleh 5.200 jemaat.

Norris terus-menerus bermusuhan dengan Southern Baptist Convention mengenai masalah evolusi, modernisme, dan liberalisme, serta kemandirian gereja lokal selama bertahun-tahun. Ia dikeluarkan dari Tarrant County Baptist Association pada tahun 1922 dan dari Texas Baptist Convention pada tahun 1924.

Persidangan untuk sumpah palsu dan kejahatan pembakaran gedung pada 1912 (berkenaan dengan kebakaran yang menghancurkan auditorium gereja) dan pembunuhan pada 1927 (Norris membunuh seorang pria di kantornya yang mengancam nyawanya) berakhir dengan pembebasannya dari segala tuntutan. Norris juga berhasil memaksa setidaknya lima surat kabar untuk menarik kembali pernyataan yang mereka buat selama pengadilan yang kedua.

Pada 1935, Norris menerima peneguhan dari gereja yang kedua, Gereja Temple Baptist di Detroit, Michigan. Gereja ini juga mengalami pertumbuhan yang fenomenal. Pada 1946, kombinasi jemaat dari dua kongregasi mencapai lebih dari 26.000. Norris menempuh perjalanan pergi-pulang dengan kereta api, kemudian dengan pesawat di antara kedua gereja tersebut selama enam belas tahun.

Norris mendirikan Premillennium Baptist Missionary Fellowship di antara individu-individu yang sepikir dengannya. Pergumulan untuk mengendalikan sekelompok orang yang menyinggung metodologinya yang otoriter berujung pada pembentukan Baptist Bible Fellowship dan the World Baptist Fellowship (grup Norris).

Norris meninggal di Keystone Heights, Florida pada 1952, setelah memberikan pengaruh bagi generasi iman fundamental.

Meskipun terdapat keretakan yang berkembang antara Dr. Norris dan Dr. John R. Rice pada 1936, Dr. Rice menyarankan sahabat-sahabatnya untuk mengasihi dan berdoa bagi Dr. Norris, "Ia adalah orang besar, yang memenangkan ribuan jiwa, dan telah menerapkan prinsip-prinsip iman dengan cara yang telah memuliakan Tuhan."

Diterjemahkan dari:

Situs : Sword of the Lords
Judul asli : J. Frank Norris
Alamat URL : http://www.swordofthelord.com/biographies/NorrisJFrank.htm

Komentar


Cari semua situs SABDA

Loading
Cari misalnya: 'alkitab'
Akan membuka halaman baru

Join Us

Selamat Merayakan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta 2017

'Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus' Matius 28:19

Kunjungi situs Doa SABDA
Kunjungi situs TOP Berdoa


Aplikasi Android Kristen


android.sabda.org

Navigation

Follow Us

 

Member login

Permohonan kata sandi baru