Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereBio-Kristi No.72 Agustus 2011 / Standar Zwingli Terkait dengan Alkitab

Standar Zwingli Terkait dengan Alkitab


Kekukuhan Ulrich Zwingli yang mengatakan bahwa Alkitab, bukan gereja, adalah kebenaran Kristen, membuatnya menjadi kekuatan besar dalam Reformasi Protestan yang melanda Eropa pada abad ke-16. Pada tahun 1519, dia ditunjuk menjadi kepala biara gereja di Zurich. Di sana, keyakinannya terhadap Protestan bertumbuh dan menjadi begitu jelas terlihat dengan cepat. Tahun 1522, dia menyatakan bahwa Alkitab sebagai satu-satunya sumber otoritas kekristenan, bukan hierarki Katolik dan tradisi.

Dia juga memberitahukan kepada para pemimpin warga dan gereja-gereja Zurich, bahwa hal-hal yang tidak tertulis di dalam Alkitab tidak memiliki tempat di kehidupan gereja. Dalam debat "Marburg Colloquy" yang berlangsung pada tahun 1529, [Martin] Luther bersikukuh menyatakan bahwa Kristus secara literal terwakilkan dalam bentuk roti dan anggur, sementara Zwingli tetap yakin bahwa itu hanyalah makanan yang dijadikan simbol. Perbedaan pandangan ini berlangsung cukup lama, dan tidak ada titik temu keduanya. Oleh karena itu, muncullah istilah cabang Protestan Lutheran dan Reformed. Ketegangan antara Zurich dan suku Katolik Switzerland pun berakhir dengan peperangan. Zwingli, yang terluka dalam peperangan itu, dan yang tetap menolak adanya pengakuan dosa dalam tradisi Katolik, akhirnya tewas oleh pedang.

Sumber: http://www.answers.com/main/ntquery?s=ULRICH+ZWINGLI&gwp=13

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru