Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are herePengalaman Diskusi Digital tentang Tokoh Yap Thiam Hien

Pengalaman Diskusi Digital tentang Tokoh Yap Thiam Hien


By admin - Posted on 14 February 2020

Ditulis Rode Pardede

Gambar: Yap Thiam Hien

Yap Thiam Hien adalah nama yang terdengar asing di telinga saya. Pada awalnya, saya cukup tertarik untuk mengikuti diskusi karena tokoh ini mampu berkiprah di dunia pendidikan, politik, dan hukum, dan tetap memertahankan imannya kepada Tuhan. Untuk mengerti lebih dalam mengenai tokoh ini, saya pun mencoba membaca artikel mengenai beliau dan mengikuti diskusi Biografi Kristen. Sebelum diskusi dimulai, saya mendaftarkan diri ke alamat yang sudah dibagikan dari komunitas Bio-Kristi.

Diskusi dimulai dengan perkenalan setiap peserta satu sama lain. Tidak lama setelah itu, moderator melemparkan pertanyaan pertama, di mana terlihat antusias peserta dalam menjawab pertanyaan. Dari keseluruhan jawaban, tampak bahwa semua peserta mengagumi sosok Yap Thiam Hien karena perjuangannya dalam membela kaum minoritas kala itu. Beliau juga melayani orang-orang tersebut dengan prinsip yang benar, yaitu berasal dari pengenalan akan Kristus. Namun, beliau bukan hanya menyimpan prinsip itu dalam dirinya sendiri, melainkan menerapkan prinsip itu dalam bidang-bidang yang ditekuninya. Dari komentar teman-teman diskusi, saya pun mencoba untuk menanggapi sisi-sisi yang baru dari beliau.

Pertanyaan kedua pun dibagikan keesokan harinya, kami diminta untuk memaparkan prestasi yang dikerjakan beliau. Sebelum saya menyampaikan pendapat saya, saya melihat postingan komentar dari peserta lainnya. Hal ini membantu saya menyadari bahwa sudah banyak hal yang beliau kerjakan. Seperti menangani kasus HAM dengan dasar kebenaran Firman Tuhan, membangun lembaga layanan hukum non-profit, kerelaan beliau kembali ke Indonesia untuk memanusiakan manusia lainnya, dan akhirnya usahanya di bidang hukum yang diakui di kancah internasional.

Pada pertanyaan ketiga, kami dipertanyaan dengan pelajaran pribadi yang kami dapatkan. Secara pribadi, saya berpendapat bahwa ketika Yap Thiam Hien berhasil melakukan perannya dalam memerjuangkan hak orang lain bukan semata berdasarkan kemampuannya sendiri. Beliau senantiasa menunjukkan bahwa Tuhan yang mampu menolongnya dan memberikan hikmat untuk memenangkan persidangan. Namun, pertanyaan keempat sangatlah menohok, karena di situ saya menyadari bahwa saat ini Indonesia mengalami krisis kepemimpinan yang menjadi saksi bagi Kristus. Banyak anak Tuhan yang ditempatkan untuk mengemban jabatan dan tanggung jawab sebagai wakil rakyat atau dalam dunia politik dan hukum, tetapi tidak banyak bahkan nyaris sangat sedikit yang mampu menjadi saksi Kristus. Sungguh miris melihat dunia perpolitikan dan hukum Indonesia saat ini.

Benarlah yang dikatakan Firman Tuhan bahwa yang jahat akan semakin jahat, tetapi yang murni akan semakin murni. Yap Thiam Hien yang membela orang tertindas tidak mengalami penurunan pamor, melainkan semakin Tuhan angkat sehingga beliau menjadi terang yang diteladani orang lain. Namun, dari kisah hidupnya, saya pun bertanya kepada diri saya, sudahkah saya berbuat layaknya beliau? Jawabannya tidak sehebat beliau, Namun, setiap harinya saya berusaha menunjukkan nilai kebenaran yang sejati dalam hidup saya meski saya terus mengalami jatuh bangun. Perjuangan beliau tidak akan berhenti pada beliau saja, melainkan juga kepada orang-orang pilihan yang sudah ditempatkan Tuhan di posisi strategis, bahkan juga kita masing-masing dalam posisi kita saat ini.

Jangan lekas menyerah memerjuangkan prinsip kebenaran, melainkan kejarlah kebenaran sehingga kebenaran itu akan menjadi sumber kehidupan yang dirindukan orang lain. Kiranya sharing saya dapat memberkati teman-teman. Tuhan Yesus memberkati.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru