Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereBio-Kristi No.71 Juli 2011 / Bio-Kristi No.71 Juli 2011

Bio-Kristi No.71 Juli 2011


Pengantar Bio 71 Juli 2011

Salam kasih,

Dalam edisi kali ini, Bio-Kristi mengupas tentang karya seniman Kristen yang memiliki bakat yang luar biasa sebagai komponis. Bukan hanya itu, dia juga memiliki semangat juang yang tinggi dalam hidupnya. Dia adalah George Frederic Handel. Anda dapat melihat karyanya dalam Bio-Kristi edisi ini. Satu lagi, jangan sampai Anda lewatkan pendapat Sahabat Bio-Kristi di Facebook, di kolom Komunitas Bio-Kristi. Kiranya dengan sajian ini, kita termotivasi untuk semakin giat mengasah bakat-bakat kita bagi kemuliaan nama Tuhan Yesus. Selamat membaca!

Tokoh Favorit di Alkitab

Dalam dinding Facebook Bio-Kristi, ada seorang Sahabat Bio-Kristi memberi usul.

George Frederic Handel

Diringkas oleh: Sri Setyawati

George Frederic Handel lahir pada tahun 1685. Handel adalah seorang Jerman dan dibesarkan di lingkungan Lutheran. Dia hidup sezaman dengan Bach. Namun, Handel dan Bach tidak pernah bertemu. Walaupun banyak buku riwayat komponis-komponis besar menyebutkan Bach lebih awal, faktanya Handel lahir beberapa minggu lebih dulu, yaitu 23 Februari 1685. Ayah Handel adalah seorang "ahli pemangkas rambut" yang praktis dan polos. Dia memutuskan untuk menyekolahkan anaknya ke sekolah hukum. Meskipun Handel muda sudah menunjukkan bakat musik yang istimewa, ayahnya tidak mengizinkannya untuk masuk sekolah musik.

Tuhan Allah Adalah Sumber Inspirasiku

Handel adalah orang yang gigih berjuang dalam mengagungkan nama Tuhan melalui karya-karya musiknya. Berbagai rintangan, serangan, sakit-penyakit, dan bahkan kondisi keuangan yang sering menipis, tidak mampu menghalangi kerinduan hatinya untuk terus berkarya bagi Tuhan. Satu hal lagi yang bisa kita pelajari dan kagumi dari seorang Handel, setiap kali dia berusaha untuk mengatasi rintangan yang menghadang, dan saat menciptakan musik yang kini dikagumi seluruh dunia, dia selalu bersandar pada Allah. Iman dan optimismenya yang besar, tidak diletakkannya pada kemampuan dirinya, namun di dalam Kristus Yesus.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru