Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereBio-Kristi No. 187 Agustus 2018 / Joan Of Arc, Teladan Keberanian Wanita

Joan Of Arc, Teladan Keberanian Wanita


Dirangkum oleh: N. Risanti


Gambar: Kesalehan
Joan of Arc dalam ketaatannya kepada Allah.

Meski keberadaannya kurang dianggap penting dalam sejarah politik dan militer Perancis, kontribusi Joan of Arc terhadap sejarah keberanian manusia sangatlah besar. Dia pernah dianggap sebagai pelaku bidah karena mengenakan pakaian militer pria. Namun, sesungguhnya, hal tersebut dia lakukan untuk melindungi diri dari tindak perkosaan selama berada di penjara; suatu kondisi yang mungkin terjadi jika dia mengenakan gaun wanita. Joan, dengan demikian, menjadi lambang keberanian seorang wanita dalam melawan penindasan, baik dalam hal gender maupun politik. Sebagai pendukung setia raja dan negara, Joan of Arc adalah simbol yang diterima oleh kerajaan sebagai seorang patriot dan putri rakyat jelata.

Joan menjadi tokoh budaya yang populer sejak kematiannya, dan banyak penulis terkenal, pembuat film, dan komposer yang telah menciptakan karya-karya tentang dirinya. Semenjak kematiannya, dia menjadi tokoh legendaris selama empat abad berikutnya, dan sumber utama informasi tentang dirinya adalah catatan-catatan yang tertulis. Tidak heran jika seorang sejarawan Amerika, Kelly DeVries menyatakan, "Tidak ada pribadi dari abad pertengahan, baik laki-laki maupun perempuan, yang menjadi subjek penelitian lebih banyak daripada Joan of Arc."

Audio: Joan of Arc, Teladan Keberanian Wanita

Referensi:

Komentar


Cari semua situs SABDA

Loading
Cari misalnya: 'alkitab'
Akan membuka halaman baru

corona

Selamat Merayakan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta 2020

'Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus' Matius 28:19

Kunjungi situs Doa SABDA
Kunjungi situs TOP Berdoa


Aplikasi Android Kristen


android.sabda.org

Navigation

Follow Us

Join Us

 

Member login

Permohonan kata sandi baru