Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereProfesi / Olahragawan / Olahragawan

Olahragawan


Reginald Howard White

Pemain American Football, Pelayan Tuhan, dan Dermawan

Dirangkum oleh: Berlin B.

Reginald Howard White atau yang lebih dikenal dengan Reggie White adalah seorang pemain bertahan yang luar biasa dalam cabang olahraga american football. Reggie adalah anak dari pasangan Thelma Collier dan Charles White, sebuah keluarga yang memiliki ikatan keagamaan dan nilai-nilai Kristen yang kuat. Mereka beribadah di gereja Baptis terdekat secara teratur. Di gereja inilah, Reggie mendapatkan banyak inspirasi dari para pelayan dan pengajarnya. Pada usia 12 tahun, Reggie menyatakan keinginannya untuk menjadi pemain american football sekaligus pelayan Tuhan. Pada akhirnya, mimpinya ini benar-benar terwujud. Dia menjadi pemain american football dan sekaligus pelayan Tuhan di gerejanya. Lantaran berposisi sebagai pemain bertahan dan ditahbiskan menjadi pendeta gereja Baptis di usia 17 tahun, dia mendapat julukan Minister of Defense (Pelayan Pertahanan) dari teman-teman kuliahnya.

Eric Henry Liddell

Dia dikenal sebagai "ibu gerakan hak sipil modern" di Amerika. Ia mulai mendapat reputasi tersebut pada 1 Desember 1955, ketika Rosa (42 tahun), seorang penjahit wanita dari Montgomery, Alabama, menaiki sebuah bis dan duduk di bangku untuk orang kulit putih. Peraturan kota tidak hanya melarang orang kulit hitam duduk di kursi baris depan dalam suatu bis, tetapi juga mengharuskan mereka untuk memberikan kursinya kepada orang kulit putih yang berdiri di dekatnya. Bagian depan bis sudah penuh dan sopir bus yang berkulit putih menyuruh Parks memberikan kursinya kepada seorang kulit putih. Parks tetap diam saja. "Saya sudah ditindas sejauh saya bisa bertahan," tulisnya kemudian. Sopir bis itu memanggil polisi, dan Parks ditahan saat itu juga. Dia tidak mencoba memulai suatu gerakan; dia hanya sudah lelah dengan ketidakadilan sosial dan tidak berpikiran bahwa seorang wanita seharusnya dipaksa berdiri sehingga seorang pria bisa duduk. Tetapi tindakan kecilnya yang berani itu menjadi awal dari rangkaian peristiwa yang selamanya mengubah susunan relasi ras di Amerika.

Bill McCartney -- Olahragawan

"Kita bukanlah datang untuk saling bersaing, melainkan untuk saling melengkapi."

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru