Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereseniman / Fra Angelico

Fra Angelico


Fra Angelico, yang nama aslinya Guido di Pietro, lahir antara tahun 1395 dan 1400 di Vicchio, sebuah kota kecil di dekat Florence.

Ketidakpastian mengenai tanggal lahirnya -- kapan tepatnya hari lahirnya, belum diketahui. Akan tetapi, masyarakat menduga dia sudah lahir sebelum waktu yang disebutkan di atas. Hal-hal detail tentang kehidupannya juga masih tetap terselubung. Fra Angelico hidup pada masa awal Renaisans, yaitu ketika status para seniman belum mendapatkan tempat, seperti para bangsawan yang ciri-cirinya dicatat untuk anak cucunya. Hal ini tidak seperti pada zaman Renaisans Agung selanjutnya.

Hal-hal detail tentang Fra Angelico dicatat dalam sejarah untuk pertama kalinya setelah kematiannya. Hal-hal detail itu ada di dalam karya Giorgio Vasari yang berjudul "Lives of the Artists".

Di sini dia digambarkan sebagai sosok yang tidak begitu mementingkan masalah duniawi, berkepribadian saleh, yang hanya memedulikan masalah agama semata. Karyanya menceritakan berbagai pesan yang berbeda kepada Anda. Ketika saya melihat karya tersebut, saya melihat seorang seniman -- pelukis yang cerdas, pembuat sketsa yang cerdas, seorang brilian yang memiliki visi humanis, dan berwawasan luas.

Kehidupan Gereja

Meskipun masih terhitung muda, Fra Angelico sudah menjadi pelukis yang sukses dan terkenal. Menurut Vasari, dia sangat disukai penggemar seni, sehingga dia bisa memperoleh banyak uang dan hidup bahagia di dunia sekuler. Akan tetapi, dia begitu tertarik dengan hal-hal agamis dan masuk Ordo Dominican lalu mengabdikan talentanya. Dia melakukannya bukan untuk mencari keuntungan pribadi, namun untuk kepentingan gereja. Pertama-tama, dia bekerja di Biara San Domenico di Fiesole dan selanjutnya di Biara San Marco di Florence. Dia menggunakan nama Fra Giovanni da Fiesole. Julukan "Fra Angelico" diberikan kepadanya setelah kematiannya, karena temperamennya seperti malaikat dan keindahan surgawi yang dia goreskan dalam lukisan-lukisannya.

Kehidupan Seni

Kebanyakan lukisan Fra Angelico didasarkan pada tema-tema alkitabiah. Seni untuk dinikmati secara murni bukanlah mode saat itu. Lukisan dimaksudkan untuk menghormati Kristus dan agama Kristen. Namun demikian, karya-karya Fra Angelico juga menunjukkan ketertarikan yang tajam akan kenyataan duniawi -- gambar-gambarnya bersifat realis dan menunjukkan kajian yang luar biasa tentang perspektif dan "chiaroscuro" (teknik arsiran). Lukisannya, "The Deposition", adalah lukisan pertama era Renaisans yang menggabungkan latar depan yang disusun secara apik dan latar belakang pemandangan yang nyata.

Setelah bergabung dengan Ordo Dominican, Fra Angelico membuat ilustrasi naskah-naskah suci, lalu melanjutkan karyanya dalam melukis relief untuk altar gereja dan lukisan pada dinding kaca (fresco) untuk gereja dan biara. Lukisan Fresco biasanya dikerjakan dengan bantuan sekelompok asisten, yang bekerja di bawah pengawasan dan pengarahannya yang ketat. Fresco di Biara San Marco, yang menunjukkan adegan-adegan dalam Perjanjian Baru, mulai dikerjakan pada tahun 1441. Lukisan ini dianggap sebagai salah satu karya terbaiknya, karena terkesan nyata sekaligus rohani dengan penggabungan warna yang bagus sekali. Pola warna Fra Angelico yang seperti perhiasan dan sangat seimbang, mengingatkan saya akan pola warna yang begitu sedap dipandang, yang digunakan dalam Miniatur Indian.

Pada tahun 1445, dia diundang ke Roma untuk kali pertama oleh Paus Eugenius VI. Kemudian tahun 1447 diundang oleh penerusnya, Paus Nicholas V.

Sepertinya, karyanya yang pertama kali diperhatikan oleh Paus Eugenius IV ketika beliau sedang diasingkan dari Roma dan tinggal sementara waktu di Biara San Marco. Beliau sangat menyukai lukisan tersebut, sehingga saat beliau harus kembali ke Roma, beliau mengundang Fra Angelico untuk datang dan melukis fresco di Capella del Sacramento di Gereja Santo Petrus. Sayangnya, lukisan-lukisan fresco tersebut sudah hancur.

Paus Nicholas V, seorang yang banyak mendorong prinsip Humanisme, menugaskan Fra Angelico untuk menghias kapel pribadi dan ruang belajar beliau. Saat itu, Fra Angelico juga melukis dua fresco besar untuk kubah Kapel Madonna dari San Brizio di Katedral Orvieto.

Akhir Hidup

Selama masa persinggahannya di Roma, temperamen Fra Angelico yang tenang dan tegas membuatnya dipuji oleh Paus Nicholas V. Dia pun ditawari posisi sebagai Uskup Agung Florence. Fra Angelico menampik tawaran ini. Dia sudah menjadi Kepala Biara San Marco dan dia tidak berambisi dengan posisi tersebut. Yang dia inginkan hanyalah hidup sederhana dan tidak rumit serta kesempatan untuk melukis sebagai pelayanan bagi gereja.

Pada tahun 1450, dia kembali ke Biara San Marco, tetapi 2 tahun kemudian masa jabatannya sebagai Kepala Biara berakhir. Lalu dia kembali ke Roma untuk melukis fresco lebih banyak untuk Paus.

Dia wafat pada tanggal 18 Februari 1455 di Biara Santa Maria sopra-Minerva di Roma. Dia mencapai usia pertengahan 50-an.

Karya-karya Seni yang Terkenal:

The Annunciation (1433 -- 1434): Museum Diocesano (Cortona)

The Annunciation (1450): Biara San Marco (Florence)

The Deposition from the Cross (1443): Museum San Marco (Florence)

Massacre of the Innocents (1450 -- 1453): Museum San Marco (Florence) (t/Dicky)

Diterjemahkan dari:

Nama situs : Buzzle.com
Alamat URL : http://www.buzzle.com/articles/fra-angelico-painter-early-renaissance.html
Penulis : Sonal Panse
Tanggal akses : 16 Maret 2011

Sumber: Bio-Kristi 65

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru