Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereRenungan / Renungan

Renungan


DIBENARKAN OLEH IMAN

BACAAN: Roma 5:10

"Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!"(Roma 5:10)

Kemarin dan Esok

Pada malam Tahun Baru tahun 1916, Os

Natal: (Bukan Hanya) Karena Kita

Ditulis oleh: N. Risanti

Setiap kali memasuki masa Natal, saya selalu terkenang dengan lagu Karena Kita, atau dalam judul aslinya, We Are The Reason. Melalui lagu itu, kita seolah-olah diingatkan bahwa kelahiran Yesus dan karya salib-Nya di dunia terjadi karena kita. Kitalah alasan utama dari penderitaan-Nya di kayu salib karena Ia begitu mengasihi kita. Hal itu saya percayai, dan membuat saya menjadi luar biasa kagum oleh kasih-Nya. Saya, dan kita semua pastinya, merasa menjadi subjek yang sangat penting dalam karya penebusan Kristus. Namun, benarkah itu yang sesungguhnya terjadi? Benarkah kita alasan utama dari karya penebusan Kristus di dunia dan menjadi subjek utama dalam karya penebusan itu?

Nilai Jiwa Manusia

Sebab, apa untungnya seseorang mendapatkan seluruh dunia, tetapi kehilangan nyawanya? Apa yang dapat seseorang berikan untuk menebus nyawanya??
(Markus 8:36-37, AYT)

Karena Iman

Ditulis oleh: N. Risanti

Ibrani 11 menjadi pasal yang indah di dalam Alkitab yang menceritakan tentang iman dari tokoh-tokoh Alkitab di masa perjanjian lama. "Oleh iman, Abraham ketika dipanggil Tuhan, taat untuk pergi ke suatu tempat yang akan diberikan sebagai milik pusakanya.

Menjadi Pemeran Pembantu

RENUNGAN NATAL

Memberi Diri

Melalui salah satu renungannya di dalam buku "My Utmost for His Highest", Oswald Chambers berkata, "Hidup-Nya (Yesus) merupakan kegagalan mutlak dilihat dari setiap sudut pandang. Namun, hal yang tampaknya berupa kegagalan dari sudut pandang manusia justru merupakan kemenangan dari sudut pandang Allah karena maksud Allah tidak pernah sama dengan maksud manusia." Bagi dunia yang sangat menjunjung tinggi kesuksesan materi, popularitas, kemampuan dan kekuatan diri, serta pencapaian prestasi, tentu saja kisah kehidupan Yesus tidak akan menjadi sebuah referensi dari sebuah kehidupan yang berhasil.

Maukah Engkau Pergi Tanpa Tahu Tujuan?

Bacaan: Ibrani 11:8

Mengikut Tuhan tidak mudah. Mungkin ada saja pertanyaan dalam diri kita yang tidak kita peroleh jawabannya. Salah satu pertanyaan tersulit untuk dijawab dalam pekerjaan kekristenan adalah, "Apakah yang Anda harapkan untuk dilakukan?" "What do you expect to do?" Anda memang tidak tahu apa yang hendak Anda lakukan.

Jangan Mengacuhkan Yusuf pada Masa Natal

Saya memerankan seekor sapi dalam drama Natal saya di kelas satu dan saya memiliki lebih banyak dialog dibanding anak yang memerankan Yusuf. Dia adalah peran pembantu, atau seperti itulah tampaknya, bagi Maria, bagi boneka plastik di palungan, dan bagi seluruh pemain drama kami lainnya. Kami hanya mengikuti naskah drama. Hanya ada sedikit ruang bagi Yusuf dalam peristiwa di penginapan pada imajinasi orang Kristen dewasa ini, terutama dalam kalangan Protestan konservatif seperti saya. Tampaknya, peran Yusuf satu-satunya adalah sebagai seorang penerima tamu -- untuk mengantar Maria sampai ke kandang di Betlehem, dan kemudian untuk mengantarnya kembali ke Bait Allah di Yerusalem, untuk mencari Yesus yang tengah berkeliaran saat berusia 12 tahun.

Kristus dan Natal

Jajak pendapat terbaru menyatakan bahwa hanya sepertiga dari orang Amerika menganggap bahwa kelahiran Kristus merupakan aspek paling penting dalam perayaan Natal. Sekitar 33%--44%, lebih banyak orang mengatakan bahwa kesempatan untuk "memiliki waktu bersama keluarga" menjadi alasan utama mengapa mereka menganggap Natal sebagai sesuatu yang penting bagi mereka. Bahkan, ketika memerhatikan hanya para responden yang menyebut diri mereka orang Kristen (88% orang Amerika), alasan kelahiran Kristus mendapat suara paling banyak hanya 37%.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru