Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are herePenginjil / Smith Wigglesworth

Smith Wigglesworth


Smith Wigglesworth adalah seorang penginjil dengan iman seperti anak kecil kepada Yesus, yang telah menuntun pada terjadinya banyak mukjizat abadi yang sangat berharga dan pencurahan Roh Kudus yang segar di dalam Gereja selama masa hidupnya (8 Juni 1859 -- 12 Maret 1947).

Hati Seorang Anak yang Penuh Kasih

Smith Wigglesworth

Smith Wigglesworth adalah seorang penginjil yang tertarik pada Terang Yesus Kristus sejak dia masih kecil. Dia lahir pada 1859, ketika karakter 'Oliver Twist' dari Dickens sedang berada pada puncak popularitasnya di Inggris. Smith dilahirkan dalam kondisi kemiskinan yang hina, tetapi -- tidak seperti Oliver Twist -- dia memiliki ibu dan ayah yang penuh perhatian dan seorang nenek Kristen yang membentuk pikiran dan jiwanya. Meskipun orang tuanya belum diselamatkan, Smith menghormati dan mematuhi mereka. Neneknya, seorang pengikut ajaran Wesley, mendorongnya untuk melayani Tuhan. Suatu hari di gereja, saat tengah bernyanyi tentang Yesus, dia merasa ditarik lebih dekat kepada Allah dan ini mengubah hidupnya selamanya. Ibunya menjadi petobat pertamanya bagi Kristus.

Pengaruh Pola Asuh Masa Kecil pada Sikapnya dalam Bekerja

Meskipun dia harus mulai bekerja dengan ayahnya pada usia 6 tahun di ladang, sikapnya terhadap pekerjaan selalu positif. Smith muda dipengaruhi oleh ayahnya, yang pada satu kesempatan menceritakan kepadanya bahwa ketika dia sedang bekerja untuk mencoba menggali parit pada suatu pagi musim dingin yang begitu dingin, seekor burung terbang ke bawah dan mendapatkan cacing dari tanah yang baru saja digali oleh sang ayah. Burung itu berkicau riang dan terbang. Ayahnya sangat terdorong oleh hal ini dan menyimpulkan bahwa jika burung itu dapat bersukacita atas satu cacing itu, betapa lebih lagi dia harus memuliakan kesempatan untuk bekerja keras demi memberi makan keempat anaknya yang luar biasa.

Pelayanan Pemuda Smith di Liverpool

Kota Liverpool menarik perhatian Smith, dan pada usia 20 tahun, dia pindah ke sana serta menerapkan keahliannya dalam memperbaiki pipa saluran air. Dia menggunakan gajinya untuk memberi makan dan membeli pakaian bagi anak-anak miskin yang menerima empatinya. Ini adalah pelayanan pertamanya dan dia membawa ratusan dari anak-anak itu untuk mengenal Yesus sebagai Tuhan dan Juru Selamat mereka. Selama waktu tersebut, ia tetap membumi dan berakar lebih kuat dalam imannya melalui doa dan puasa.

Cinta, Pernikahan, dan Pelayanan

Tidak dapat membaca adalah keterbatasan yang Smith atasi dengan bantuan Mary Featherstone, yang dinikahinya pada 1882. Keduanya bertemu di Gereja Bala Keselamatan ketika Smith pindah ke Bradford. Dalam pernikahannya, dia dan Mary memiliki lima anak; empat anak laki-laki dan satu anak perempuan yang semuanya terlibat dalam pelayanan ketika mereka dewasa.

Dia dan Mary juga membuka sebuah Pelayanan Misi. Mula-mula, Mary yang berkhotbah karena Smith baru saja belajar membaca dan sedikit terkendala dengan kegagapan. Ketika dia dibaptis dalam Roh Kudus, dia dilepaskan dari gagapnya dan diurapi untuk berkhotbah. Mary tidak percaya bahwa itu adalah "suaminya" yang berkhotbah ketika Smith pertama kali melayani. Sebelumnya hingga saat itu, perannya dalam pelayanan adalah berdoa syafaat bagi istrinya dan memenuhi kebutuhan keuangan mereka. Smith mengabdikan dirinya untuk membaca Alkitab dan membawa kitab Perjanjian Baru ke mana pun dia pergi. Khotbah-khotbahnya penuh dengan firman Tuhan dan hanya diselingi dengan penjelasan-penjelasan Smith sendiri.

Dia memiliki selera humor yang baik, yang terpancar dalam gaya berceritanya. Ini terbukti dalam sebuah kisah yang dia ceritakan mengenai suatu masa ketika -- dikarenakan bisnis pipa miliknya yang berkembang pesat -- dia mengalami kemunduran iman. Namun, Mary tetap setia hadir di gereja dan suatu kali pulang larut. Smith menjadi emosi dan dengan marah mengonfrontasi istrinya, mendorongnya keluar lewat pintu belakang, lalu menguncinya di luar. Namun, Mary masuk kembali ke rumah melalui pintu depan yang lupa dikunci suaminya. Karena pada dasarnya ia memiliki pembawaan yang mudah bergaul dan baik hati, Mary menganggap situasi itu lucu dan tertawa terbahak-bahak. Smith juga segera menertawakan perilakunya yang disadarinya konyol. Kemudian, dia menghabiskan 2 minggu untuk berdoa dan berpuasa untuk mendedikasikan kembali dirinya dengan mengatur ulang prioritasnya dan terus maju untuk mencapai keseimbangan yang ideal antara keluarga dan pelayanan.

Pelayanan Doa Smith Wigglesworth

Smith percaya pada kuasa nama Yesus. Dia sering berdoa dan berpuasa, dan mengelilingi dirinya dengan orang-orang yang dikenalnya suka berdoa. Dia menjadikan ini satu-satunya kriteria dalam mengajak orang untuk menemaninya ketika dipanggil untuk melayani orang yang sakit kritis atau kerasukan setan secara pribadi. Akan tetapi, ada kalanya dia berharap para pendoa syafaat akan berdoa secara berbeda, seperti ketika mereka mengharapkan kematian seseorang, mereka sering memohon kepada Allah untuk menghibur kerabat yang ditinggalkan. Meski begitu, Smith ingin orang-orang itu mengajukan permohonan kepada Allah untuk menyelamatkan dan memperpanjang hidup, dan dengan demikian diam-diam ia berdoa agar Allah membungkam mereka! Dalam banyak kesempatan, ia mendorong tim doanya untuk hanya menyebut nama Yesus. Terus mengucapkan nama Yesus membuahkan banyak hasil, dan Smith mengaku benar-benar melihat Yesus dalam banyak kesempatan. Pada titik inilah terobosan sering datang dan orang sakit disembuhkan atau yang kerasukan setan dibebaskan.

Smith percaya pada penggunaan minyak urapan dan banyak orang yang langsung sembuh ketika diurapi. Satu contoh mukjizat adalah kasus Nyonya Clark, yang berada di ranjang kematiannya ketika Smith bertemu dengannya. Dia mengurapi wanita itu dengan minyak dan berdoa, tetapi tidak ada yang terjadi sampai Yesus masuk ke ruangan. Baik Nyonya Clark maupun Wigglesworth melihat Yesus, dan pada saat itulah dia disembuhkan. Nyonya Clark kemudian memberikan hidupnya kepada Yesus dan menjadi Pelayan Injil.

Smith Wigglesworth; Mayat yang Berkhotbah

Keselamatan bagi Smith Wigglesworth adalah mukjizat terbesar dari segala sesuatu.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram

Dalam suatu wawancara pribadi dengan Roberts Liardon, pembuat serial "God's General", terungkap bahwa Smith Wigglesworth sering dikritik oleh pengkhotbah lain karena imannya yang teguh kepada Allah dan hanya kepada Allah saja. Kritik-kritik ini, bagaimanapun, tidak pernah mengganggunya dan dia percaya bahwa penting untuk bergantung sepenuhnya kepada Allah. Dia dan Mary memiliki kesepakatan untuk tidak mengizinkan ada obat apa pun di rumah mereka karena mereka lebih memilih percaya kepada Allah untuk menyembuhkan mereka. Iman ini diuji ketika Smith jatuh sakit dan -- terlepas dari banyaknya doa dan syafaat -- kesembuhan tampaknya hanya menjadi angan-angan. Dia menyerahkan kepada Mary untuk memutuskan apa yang harus dilakukan. Dan, karena mengkhawatirkan nyawa suaminya dan pada apa yang mungkin dikatakan pihak berwenang jika tidak ada dokter yang dipanggil, dia pun memanggil dokter. Dokter menyatakan Smith "sudah seperti mayat" dan mengatakan bahwa dia tidak dapat melakukan apa pun untuk membantu menyembuhkannya. Namun, seorang pendoa wanita dan seorang pria muda lainnya datang dan dengan sungguh-sungguh berdoa untuknya. Smith sembuh seketika, lalu bangkit, berpakaian, dan pergi bekerja! Pada masa-masa selanjutnya, ketika menceritakan peristiwa tersebut, Smith berkata, "Yah, 'si mayat' telah mengalami pasang surut dunia dalam mengkhotbahkan Injil selama bertahun-tahun sejak saat itu!"

Warisan Smith Wigglesworth

Dengan imannya, pria yang dikenal sebagai "Rasul Iman" ini meletakkan dasar bagi pertumbuhan Roh Kudus dalam gereja modern. Namun, dia memahami kerentanannya dan mengejek dirinya sendiri sepanjang perjalanannya. Mukjizat-mukjizat yang ia lakukan bertahan lama, terbukti dari kesaksian banyak orang yang hidupnya telah ia sentuh. Ribuan mukjizat penyembuhan didokumentasikan dan banyak yang dibangkitkan dari kematian. Di antara mereka yang disembuhkan, ada banyak pribadi yang belum mengakui Yesus sebagai Tuhan. Untuk kondisi ini, Smith senang, tetapi dia mengatakan dia akan lebih senang jika mereka telah menerima Keselamatan mereka. Keselamatan baginya adalah mukjizat terbesar dari segala sesuatu. (t/N.Risanti)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Inspirational Christians
Alamat situs : https://inspirationalchristians.org/evangelists/smith-wigglesworth
Judul asli artikel : Smith Wigglesworth Biography
Penulis artikel : Rachael Guzman De Vlugt

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru