Rut: Pesan BESAR dalam Cerita SINGKAT

Janda, Pendatang, dan Raja Masa Depan

Anda dapat membaca begitu banyak kitab dalam Perjanjian Lama untuk mencari cerita anak-anak yang hebat, yang cocok untuk dijadikan cerita pengantar tidur. Jika hanya ini yang Anda cari, inilah yang akan Anda temukan. Namun, di balik permukaan, masih ada begitu banyak lagi yang dapat ditemukan. Edward Campbell mengungkapkannya dengan sangat baik dalam Tafsiran Alkitab Anchor Yale,

"Kitab Rut merupakan kisah yang ditenun dengan rumit dan dibuat secara luar biasa. Ia merupakan karya dari seseorang yang berdiri di tengah aliran kehidupan dan pemikiran orang Israel, seseorang yang rindu mengomunikasikan kepada para pendengarnya tentang hal-hal yang sangat dekat dengan inti Perjanjian Lama."

Gambar: Rene Padila

Ada lebih banyak hal yang terkandung dalam cerita ini yang dapat dilihat, yang mendorong kami untuk menulis blog tentangnya!

Perkenalan & Prolog: Kitab Rut dimulai dengan menyoroti tema dari kitab Hakim-Hakim tentang Israel yang memerlukan seorang raja dan mengeksplorasi penderitaan dan kekosongan yang mungkin saja dihadapi oleh sebuah keluarga selama masa-masa gelap ini (Rut 1:1-6). Semua laki-laki dari keluarga Israel ini meninggalkan Betlehem dan mati di Moab, meninggalkan Naomi tanpa seorang pun kerabat laki-laki untuk merawatnya.

Babak 1: Naomi pulang (Rut 1:7-22). Rut si orang Moab setia kepada Yahweh dan Naomi.

Babak 2: Rut dan Boas dari suku Yehuda bertemu di ladang (Rut 2:1-23). Boas digambarkan sebagai "seorang yang kaya raya" (Rut 2:1). Naomi menyusun "rencana" untuk mempersatukan Rut dan Boas untuk "selamanya" (Rut 2:22).

Babak 3: Rut dan Boas berada di tempat pengirikan (Rut 3:1-18). Rut kemudian digambarkan sebagai "perempuan baik" (Rut 3:10). Naomi meneruskan "rencana"-nya untuk mempersatukan Rut dan Boas untuk "selamanya" (Rut 3:1).

Babak 4: Boas mengatur untuk menikahi Rut (Rut 4:1-12). Ketaatan Boas kepada Allah, perintah-perintah-Nya, dan keluarganya disoroti.

Epilog: Kepuasan dan Kepenuhan (Rut 4:13-17). Seorang anak laki-laki lahir bagi Naomi dari Rut dan Boas di Betlehem dan Naomi dipulihkan ke dalam hidup dan kepenuhan.

Bukan Sekadar Kisah Cinta

Ini adalah kisah tentang Allah dan bagaimana dia memulihkan mereka yang mencari-Nya dengan penuh harapan. Kisah ini adalah tentang ketaatan perjanjian Allah dan kisah ini berkontribusi dalam alur cerita perjanjian secara keseluruhan yang memadukan seluruh Alkitab. Penulisnya sangat berhati-hati untuk menjunjung Rut, Naomi, dan Boas melalui perkembangan karakter mereka dalam cerita. Mereka merupakan studi karakter tentang bagaimana Allah bekerja dalam kejadian duniawi sehari-hari dalam hidup umat-Nya (dan seperti apa ketaatan perjanjian manusia sebaliknya).

Rut merupakan orang asing, bahkan seorang Moab, (orang Moab seharusnya membuat Anda gelisah, lihat Bilangan 25) yang mematahkan konvensi sosial untuk melakukan hal yang benar untuk Naomi. Rut percaya kepada Yahweh dan menyerahkan diri kepada umat-Nya (Rut 1:16-18). Dia memberikan tawaran pernikahan kepada Boas dengan tulus dalam pasal 3:1-4, yang merupakan sesuatu yang terhormat secara budaya pada waktu itu, bukannya memalukan. Allah menghargai integritas dan ketekunan Rut dengan menenunnya ke dalam kisah besar keselamatan.

Boas merupakan seorang laki-laki dengan karakter, prinsip, dan tanggung jawab yang sungguh-sungguh. Boas disodorkan sebagai model ketaatan terhadap Taurat dalam perlakuannya terhadap orang miskin. Dalam Rut 2, Boas mengikuti Imamat 19:9-10 dengan meninggalkan pekerjaan di ladangnya untuk para janda miskin dalam komunitasnya. Dia mengikuti Ulangan 24:19 dalam menebus garis keturunan Naomi yang terancam punah, menurut hukum tentang pernikahan keluarga dalam Ulangan 25:5-10. Dia menangkap sanak saudara yang lebih dekat yang mencoba menipu untuk mengambil tanah Naomi, lalu menebus Naomi dan Rut, meskipun harus menderita kerugian (Rut 4:1-13). Allah memakai integritasnya untuk menyelamatkan sebuah keluarga janda dan dia menjadi leluhur Sang Mesias.

Naomi kehilangan seluruh keluarga pada awal cerita ini. Namun, tragedi ini tidak mengejutkan Allah, dan Dia mampu memutarbalikkan kehilangan Naomi menuju pemulihan. Kegelapan jiwa Naomi menjadi bagian dari cerita ketika Allah membawa Raja Daud kepada Israel. Berkat dari para tua-tua (Rut 4:11-12) dan para perempuan Betlehem (Rut 4:14-15) menenun cerita Rut dan Naomi ke dalam tema-tema dengan bibit mesianis dari Kejadian. Cerita ini menyimpulkan dengan silsilah yang sangat jelas menghubungkan Raja Daud dengan garis keturunan dalam Hakim-Hakim, melalui Boas dan Rut (Rut 4:21).

Ada Apa dengan Silsilah Itu

Rut menunjukkan betapa Allah bekerja dalam aktivitas hari lepas hari dari orang-orang biasa.
  1. Facebook
  2. Twitter
  3. WhatsApp
  4. Telegram

Penulis jelas menarik garis hubung antara Daud dan buyutnya, tetapi mengapa silsilah kedua dan lebih besar itu masih perlu? Silsilah singkat dalam Rut 4:17 membuat silsilah yang lebih panjang dalam 4:18-22 secara teknis tidak diperlukan dalam kerangka cerita ini. Silsilah yang lebih panjang merupakan upaya strategis untuk menenun cerita Rut ke dalam narasi Kejadian dan menuju harapan pada masa yang akan datang dari para nabi. Frasa pembuka, "Ini adalah keturunan ...," dalam Rut 4:18 mirip dengan frasa yang sama yang membagi kitab Kejadian menjadi sepuluh bagian. (Lihat Kejadian 2:4, 6:9, 10:1, 11:10, 11:27, 25:12, 25:19, 36:1, 36:9, and 37:2.) Frasa itu muncul sekali lagi dalam Taurat (lihat Bilangan 3:1). Ini menjadikan kemunculan frasa kunci ini dalam Rut 4:18 sebagai kemunculan yang ke-12 dalam seluruh Perjanjian Lama, dan itu bukanlah kebetulan. Angka dua belas merupakan simbol dari suku-suku Israel yang bersatu, dan cerita ini menunjuk kepada raja Israel masa depan yang akan menyatukan suku-suku tersebut dalam satu kerajaan. Ditambah lagi, 4:18-22 merupakan silsilah dengan sepuluh orang dan hanya ada dua silsilah berjumlah 10 orang yang lain dalam Alkitab Ibrani, Kejadian 5 (Adam hingga Nuh) dan Kejadian 11:10-26 (hingga Abram). Ini merupakan indikasi bahwa era baru sedang dimulai; sebagaimana terjadi dengan Nuh, kemudian dengan Abraham, begitu juga ini akan terjadi dengan Raja Daud.

Ini merupakan pesan yang BESAR dalam kisah yang SINGKAT. Pesan ini menunjukkan betapa Allah sedang membangun cerita besar-Nya dari cerita-cerita kecil yang tampak tidak bertalian dari keseharian orang-orang. Cerita kecil ini secara sengaja dibingkai pada awal dan akhirnya oleh alur cerita Alkitab yang lebih besar. Rut menunjukkan betapa Allah bekerja dalam aktivitas hari lepas hari dari orang-orang biasa. Semua karakter menghadapi tantangan yang biasa dalam hidup (kematian, perpindahan penduduk, kurangnya sumber keuangan, tanggung jawab terkait keluarga, dst.) dan mendapati bahwa Allah menenun suatu cerita tentang penebusan dari semua detailnya. Kitab Rut mendorong kita melihat kehidupan keseharian kita sebagai bagian dari rencana Allah yang lebih besar untuk hidup dan dunia kita. (t/Odysius)

Diterjemahkan dari:
Nama situs : Bible Project
Alamat situs : https://bibleproject.com/blog/ruth-big-message-short-story/
Judul asli artikel : Ruth: BIG Message in a SHORT Story
Penulis artikel : Tim The Bible Project
Tanggal akses : 17 Mei 2021