Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are herePenulis Himne / Cecil Frances Alexander

Cecil Frances Alexander


Dirangkum oleh: Sri Setyawati

Cecil Frances Alexander [dengan nama gadis Cecil Frances Humphreys] adalah putri dari pasangan Elizabeth Reed dan John Humphreys, mantan Mayor Norfolk di Miltown House, Tyrone County, Irlandia. Mereka adalah penyewa tanah Earl Wicklow IV dan Marquess Abercorn II.

Sejak kecil, Cecil sudah menunjukkan bakatnya dalam menulis puisi. Ayahnya pun mendukungnya untuk menekuni bidang itu. Selanjutnya, Cecil menjadi seorang penulis himne yang produktif.

Lebih dari 400 himne dihasilkan dari goresan penanya. Dia menulis banyak puisi dan naratif. Melihat kemampuannya yang berbeda dari orang-orang semasanya, Tennyson, penyair senior, berkata bahwa dia sangat bangga seandainya dia yang menulis puisi "The Burial of Moses" yang diciptakan Cecil. Cecil adalah seorang gadis yang berwatak rendah hati dan tidak suka dengan pujian atau sanjungan. Seluruh keuntungan dari penerbitan himnenya disumbangkan untuk membantu sebuah yayasan yang menangani orang-orang Irlandia yang bisu.

Cecil mendapat pengaruh agama oleh Dr. Hook, Dekan Chichester, dan John Keble. John Keble juga yang menyunting "Songs for Little Children", karya Cecil. Setelah beranjak dewasa, Cecil menyumbangkan beberapa puisi, naratif, dan terjemahan bahasa Perancis untuk majalah Universitas Dublin dengan nama samaran. Salah satu puisinya yang muncul sebagai karya anonim (tanpa nama pengarang) adalah "Burial of Moses".

Selain produktif dalam menulis puisi, Cecil juga produktif dalam menulis himne. Cecil pernah merilis himne, antara lain "Verses for Holy Seasons" (1846), "The Lord of the Forest and his Vassals" (1847), sebuah alegori untuk anak-anak, dan "Hymns for Little Children" (1848); yang dipengaruhi gerakan Oxford. Dalam perjalanan kariernya, dia bertemu dengan Nona Hook dan saudaranya, Dr. Hook. Kedua orang tersebut menyunting beberapa jilid "Verses for Holy Seasons" yang dibuat Cecil ketika mengunjungi saudarinya, Anne Humphreys Maguire, di Leamington.

Pada bulan Oktober 1850, Cecil menikah dengan Rev. William Alexander yang menjadi uskup besar di Armagh dan Primate, Irlandia. Pernikahan mereka diberkati di Gereja Strabane. Setelah itu, suaminya melayani sebagai sekretaris di Termonamongan, keuskupan Derry. Setelah menikah, Cecil dan suaminya tinggal di Strabane dari tahun 1860 sampai 1867. Semenjak William ditunjuk sebagai uskup Derry dan Raphoe pada tahun 1867, Cecil banyak terlibat di rumah penampungan bagi wanita tertindas dan pengembangan pelayanan perawatan daerah. Dengan tak kenal lelah, ia mengunjungi orang-orang miskin dan orang-orang sakit. Oleh karena kebaikannya itu, kematiannya sangat disayangkan oleh orang-orang miskin yang pernah ditolongnya.

Beberapa karya Cecil digunakan dalam beberapa buku pujian gereja, 7 himne dimasukkan dalam Buku Himne Gereja Irlandia (1873) sebagai himne pertama yang diakui setelah Era Perpecahan Gereja Irlandia, 18 himne dimuat dalam Pelengkap Himne Klasik dan Modern (1889), dan 9 himne dipakai dalam Buku Himne Gereja Irlandia (1960, 1987). Dia juga menulis beberapa elegi (syair atau nyanyian yang mengandung ratapan dan ungkapan dukacita) untuk Nyonya Hemans, Robert Southey, dan Raja Wilhelm.

Barangkali himnenya yang paling terkenal adalah "There is a Green Hill far away" [diterjemahkan menjadi "Di Luar Tembok Negeri" dalam KJ 176-Red.]. Himne ini terinspirasi dari sebuah bukit kecil di luar tembok Derry. Dalam bayangannya di atas bukit seperti itulah Yesus disalib. Himnenya bertujuan untuk membantu putra-putri baptisnya dalam memahami pengakuan iman, "Menderita di bawah pemerintahan Pontius Pilatus, disalibkan, mati, dan dikuburkan". Himne ini dikarang ketika dia duduk di sisi tempat tidur seorang anak yang sakit. Beberapa pengarang musik ternama telah menulis nada-nada untuk himne ini. Gainor menyebutnya sebagai himne paling sempurna dalam bahasa Inggris, karena kesederhanaannya yang memesona. Bahkan, seorang dokter yang terlibat sebagai tenaga medis pada masa pertengahan Perang Dunia I berkata kepada para pasiennya, "Jika kita semua percaya akan kebenaran himne yang kita dengar, kekhawatiran, kegelisahan, dan ketakutan kita akan berkurang." Selain himne ini, Cecil juga menulis lirik metris -- suatu himne yang terkenal dengan judul "St. Patrick`s Breastplate" [Baju Zirah Santo Patrick-red]. Satu lagi himne yang terkenal yang dihasilkan oleh Cecil adalah "Jesus calls us o`er the tumult". Seorang penulis himne, Julian, menyatakan bahwa himne tersebut memiliki banyak variasi dan dimasukkan dalam "Spiritual Songs" dengan nomor 293. Cecil memang patut diacungi jempol!

Pada tanggal 12 Oktober 1895, Cecil menghembuskan napas terakhirnya dan dimakamkan di Pemakaman Derry. Setelah Cecil wafat, puisi-puisinya dikumpulkan dan disunting oleh William Alexander, kemudian diterbitkan dengan judul "Poems of the late Mrs. Alexander" (1896). (t/Setya)

Diambil dari:

1. ______________. "Biography of Cecil Frances Alexander".

Dalam http://www.poemhunter.com/cecil-frances-alexander/biography/

2. ______________. "Mrs. Cecil Frances Alexander, 1823-95".

Dalam http://www.stempublishing.com/hymns/biographies/alexander.html

 

Sumber: Bio-Kristi 81

Komentar


Cari semua situs SABDA

Loading
Cari misalnya: 'alkitab'
Akan membuka halaman baru

Join Us

Selamat Merayakan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta 2017

'Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus' Matius 28:19

Kunjungi situs Doa SABDA
Kunjungi situs TOP Berdoa


Aplikasi Android Kristen


android.sabda.org

Navigation

Follow Us

 

Member login

Permohonan kata sandi baru