Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

Loading

You are hereKarya / Karya

Karya


Alexis Carrel

Alexis Carrel lahir di Lyons, Perancis, pada tanggal 28 Juni 1873. Ia anak pengusaha yang juga bernama Alexis Carrel, yang meninggal ketika putranya masih kanak-kanak. Alexis sempat dididik ibunya, Anne Richard, dan juga bersekolah di Sekolah St. Joseph, Lyons. Pada tahun 1889 ia meraih gelar Sarjana Sastra di University of Lyons, tahun 1890 meraih gelar Bachelor of Sciences, dan tahun 1900 meraih gelar doktor, juga dari University of Lyons. Ia bekerja sebagai dokter di Rumah Sakit Lyons, dan juga mengajar mata kuliah anatomi dan pembedahan di University of Lyons, serta menjabat sebagai Prosector di Department of Professor L. Testut. Carrel mengambil spesialisasi di bidang pembedahan, dan memulai percobaannya di Lyons pada tahun 1902, tapi pada tahun 1904 ia pergi ke Chicago, dan tahun berikutnya bekerja di Bagian Fisiologi di Universitas Chicago di bawah bimbingan Profesor G. N. Stewart. Tahun 1906, ia bergabung sebagai Associate Member di Rockefeller Institute for Medical Research, New York, dan menjadi Full Member pada tahun 1912.

Ira D. Sankey

Ira Sankey, salah satu penduduk Lawrence County (semacam kabupaten) di Pennsylvania yang paling terkenal, dikenal di seluruh dunia sebagai seorang penyanyi, penginjil, dan penulis l

Mayor Jenderal Anumerta D.I. Panjaitan: Loyalitas Tinggi Terhadap Tuhan dan Negara

Mayor Jenderal TNI Anumerta Donald Isaac Panjaitan adalah salah satu pahlawan revolusi Indonesia. Ia dimakamkan di TMP Kalibata, Jakarta.

Robert Lowry

Robert Lowry adalah nama yang terkenal hampir di setiap tempat puji-pujian dinyanyikan. Setiap kali menyebut namanya, ada kobaran simpati dan sukacita di hati ribuan orang-orang Kristen yang terbiasa menyanyikan himnenya.

Robert Lowry lahir di Philadelphia, Pennsylvania, AS, pada tanggal 12 Maret 1826. Kesukaannya terhadap musik telah terlihat sejak dia masih muda. Sebagai seorang anak, dia tertarik dengan berbagai alat musik yang dipegangnya.

Pada saat berumur 17 tahun, dia bergabung dengan First Baptist Church of Philadelphia, dan kemudian menjadi pelayan yang aktif di sekolah minggu sebagai guru dan pengurus paduan suara. Pada usia 22 tahun, dia berkomitmen untuk mengambil bagian dalam pelayanan, dan mengambil studi di Universitas Lewisburg, Pennsylvania. Pada usia 28 tahun, dia lulus dengan nilai tertinggi di kelasnya. Pada tahun yang sama, dia mulai terjun ke dunia pelayanan. Dia melayani sebagai pendeta di West Chester, Pennsylvania (1854-1858); New York (1859-1861); Brooklyn (1861-1869); dan Lewisburg, Pennsylvania (1869-1875). Selain itu dia juga menjadi profesor sastra fiksi di universitas dan mendapat titel D.D. [Doctor of Divinity, Red.] pada tahun 1875. Kemudian dia pergi ke Plainfield, New Jersey. Di sana dia menjadi pendeta Park Avenue Church. Setiap ladang pelayanannya ditandai dengan kesuksesan.

Johannes Kepler

MASA MUDA

Johannes Kepler lahir di kota Weil der Stadt, Jerman, tanggal 27 Desember 1571. Johannes bertubuh kecil dan sering sakit-sakitan. Ketika berusia tiga tahun dia terkena cacar dan sekarat selama beberapa bulan. Masa kanak-kanaknya tidak tenang dan tidak bahagia. Kala itu ayahnya bekerja sebagai tentara bayaran sehingga sering meninggalkan rumah, kadang hingga beberapa tahun.

Robert Murray Mccheyne

Robert Murray McCheyne, anak bungsu Adam McCheyne, dilahirkan pada tanggal 21 Mei 1813 di Edinburgh, Skotlandia. Pada usia empat tahun dia sudah mengenal alfabet Yunani dan bisa menyanyi serta berdeklamasi dengan fasih. Setelah lulus dari sekolah menengah dia mulai menggeluti dunia puisi. Di Universitas Edinburgh dia menunjukkan kemampuannya yang luar biasa dan sangat menonjol dibanding teman-temannya yang lain khususnya dalam hal mendeklamasikan puisi. Musik dan puisi memang menjadi hiburan dan sesuatu yang paling disukainya.

Henry M. Morris

Henry M. Morris dikenal luas sebagai pendiri gerakan ilmu penciptaan modern. Dia mengajar dan menulis pembelaan interpretasi harfiah kitab pertama Alkitab -- khususnya sebelas pasal pertama Kejadian yang menceritakan tentang penciptaan dunia dan segala yang hidup, air bah pada masa Nuh, dan terseraknya umat manusia di Babel -- dengan mati-matian.

Anne Sulivan

Pada minggu pertama ini kita akan bersama-sama menghayati kehidupan seorang yang menyandang cacat secara fisik namun memiliki hati dan semangat yang luar biasa. Orang itu adalah Helen Keller.

Fred Francis Bosworth

Sungguh menyenangkan bisa berhubungan langsung dengan seorang F.F. Bosworth -- penginjil yang berkaliber itu. Bosworth sering berkhotbah dan berdoa bersama-sama dengan Richey untuk orang sakit. Bosworth biasanya memberi kesaksian tentang masa lalunya sementara Richey meletakkan tangannya ke atas kepala orang. Mereka adalah satu tim. Mereka adalah gerakan tua dan muda yang penting yang bergerak bersama. Richey lahir dari gerakan Suci abad ke-19, Bosworth lahir dari gerakan Pantekosta.

Martin Rinckart

Martin Rinckart lahir tanggal 23 April 1586 dan meninggal tanggal 8 Desember 1649. Ia adalah seorang pendeta dan penulis himne dari Jerman. Ia dilahirkan di dalam keluarga pengrajin logam yang miskin. Meski begitu, ia mendapat pendidikan yang layak. Ia kuliah di Leipzig dan pernah menjadi diaken di Eisleben (1611) dan wakil uskup gereja Anglikan di Eilenburg (1617), tempat ia dilahirkan dan meninggal. Rinckart melayani di sana ketika berlangsung Perang 30 Tahun (1618 -- 1648) dan penyakit sampar mewabah pada awal tahun 1637. Tahun itu Eilenburg dipadati oleh para pengungsi yang menderita epidemi dan kelaparan. Saat itu ada empat hamba Tuhan di Eilenburg. Salah seorang di antaranya meninggalkan kota untuk menyelamatkan diri ke tempat yang lebih terlindung dan tidak dapat dibujuk untuk kembali. Pendeta Rinckart memimpin upacara penguburan kedua temannya yang lain. Sebagai satu-satunya pendeta yang masih hidup, dia sering diminta untuk melayani upacara penguburan 40 hingga 50 orang setiap hari -- total mencapai sekitar 4.480. Pada bulan Mei pada tahun yang sama, istrinya meninggal dunia. Menjelang akhir tahun itu, para pengungsi dikuburkan secara massal tanpa upacara pemakaman.

Komentar


Cari semua situs SABDA

Loading
Cari misalnya: 'alkitab'
Akan membuka halaman baru

Join Us

Selamat Merayakan Kenaikan Tuhan Yesus dan Pentakosta 2017

'Karena itu pergilah, jadikanlah semua bangsa murid-Ku dan baptislah mereka dalam nama Bapa dan Anak dan Roh Kudus' Matius 28:19

Kunjungi situs Doa SABDA
Kunjungi situs TOP Berdoa


Aplikasi Android Kristen


android.sabda.org

Navigation

Follow Us

 

Member login

Permohonan kata sandi baru