Klik x untuk menutup hasil pencarianCari di situs Bio-Kristi

You are hereKarya / Karya

Karya


Kolom Karya Publikasi Bio-Kristi

Joseph Smith

Disusun oleh: R.S. Kurnia

Martin Luther King, Jr.

Disusun oleh: R.S. Kurnia

Florence Nightingale

Disusun oleh: R.S. Kurnia

Antonio Vivaldi

Disusun oleh: R.S. Kurnia

Robert Grant

Istilah "Barat" dalam bahasa Indonesia berarti, mata angin yang berlawanan dengan jurusan timur. Tetapi arti akar kata "Barat" itu ialah negeri India, oleh karena negara besar itu letaknya di sebelah barat kepulauan Indonesia.

Setidaknya, ada dua keunikan terkait dengan lagu pujian ini. Pertama, berkenaan dengan penulisnya, yang tidak hanya orang Barat, namun lahir dan meninggal di India. Keunikan kedua, pujian ini bukanlah karangan asli yang benar-benar baru. Syairnya sebenarnya merupakan saduran dari kitab Mazmur.

Siapakah yang menyusun saduran Mazmur itu?

Wernher von Braun

Dirangkum oleh: Yohanna Prita Amelia

Ketika membicarakan penjelajahan ke angkasa luar, perjalanan ke bulan, akan langsung mengingatkan kita pada nama Neil Armstrong. Astronot asal Amerika Serikat (AS) ini merupakan astronot pertama yang menginjakkan kakinya di bulan. Armstrong sampai di bulan bersama rekannya, Edwin Aldrin, dengan menggunakan pesawat angkasa Apollo 11. Namun, tahukah Anda siapa orang yang berdiri di balik kesuksesan peluncuran tersebut?

Blaise Pascal

Blaise Pascal adalah seseorang yang hidupnya merupakan tanggapan terhadap apa yang telah diwahyukan kepadanya: "Allah Abraham, Allah Ishak, Allah Yakub, bukan Allah para filsuf dan ahli.

Soren Kierkegaard

Mengapa saya ada? Apa tujuan hidup saya? Apa makna kehidupan yang ada pada saya ini? Itulah sejumlah pertanyaan yang berkenaan dengan keberadaan diri.

Gutenberg

Disusun oleh R.S. Kurnia

Revolusi dalam Budaya Tulisan

Budaya tulisan telah melampaui sejarah yang panjang dengan sekian banyak perubahan. Mulai dari piktogram (disebut juga piktograf, yaitu aksara berupa gambar untuk mengungkapkan amanat tertentu1) hingga tulisan yang kita kenal sekarang ini. Dari yang memanfaatkan dinding-dinding gua, lempengan batu-batu, sampai pemanfaatan kertas tulis. Meski demikian, budaya tulisan kita tidak akan mengalami perkembangan yang sedemikian pesat bila Gutenberg tidak menciptakan mesin cetak pada tahun 1455.

Kenneth Lee Pike

Disusun oleh: R.S. Kurnia

PENGANTAR

Awalnya, para ahli lebih banyak melakukan pendekatan secara terpisah-pisah terhadap bahasa. Bukan sebagai suatu kesatuan yang menyeluruh. Bahkan aspek makna bukan menjadi bagian dari objek yang dikaji1.

"Bahasa bukan sekadar rangkaian suara, klausa, aturan, dan makna yang tidak beraturan; kesemuanya itu merupakan kesatuan sistem yang koheren, yang terintegrasi satu dengan lainnya, bersama-sama dengan perilaku, konteks, wacana universal, dan perspektif peneliti2," demikian Kenneth Lee Pike mengemukakan pendapatnya.

Komentar


 

Member login

Permohonan kata sandi baru